JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Ban Tipis, Puluhan Bus Ditilang

Ban Tipis, Puluhan Bus Ditilang

471
BAGIKAN
BUS DITILANG- Kasatlantas AKP Alil Rinenggo tengah memeriksa ban belakang bus yang tipis lantaran ban vulkanisiran di Terminal Sunggingan, Kamis (15/8). Puluhan bus terpaksa ditilang lantaran dinilai tidak laik jalan dan membahayakan. Joglosemar|Ario Bhawono
BUS DITILANG- Kasatlantas AKP Alil Rinenggo tengah memeriksa ban belakang bus yang tipis lantaran ban vulkanisiran di Terminal Sunggingan, Kamis (15/8). Puluhan bus terpaksa ditilang lantaran dinilai tidak laik jalan dan membahayakan. Joglosemar|Ario Bhawono

BOYOLALI –Jajaran Satlantas Polres Boyolali dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Boyolali merazia angkutan bus yang masuk terminal Sunggingan. Hasilnya, banyak bus yang kondisinya tidak laik jalan dan terpaksa ditilang, Kamis (15/8).

Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto melalui Kasatlantas AKP Alil Rinenggo mengungkapkan razia dilakukan guna mengantisipasi kecelakaan angkutan umum. Hal ini untuk mengantisipasi agar kecelakaan yang terjadi di Banyumas tidak terulang. Agar tidak terjadi kecelakaan fatal saat arus balik khususnya di wilayah Boyolali, Kasatlantas menyatakan pihaknya bersama Dishubkominfo melakukan razia kelaikan kendaraan di terminal. Razia bus tersebut menurut Kasatlantas, terutama difokuskan pada kondisi ban, rem, maupun fisik kendaraan seperti kaca depan. Dan dari razia tersebut pihaknya masih banyak menemukan bus yang kondisinya tidak laik jalan.

“Hasil razia tadi ternyata banyak yang bannya tipis karena ban vulkanisiran dan banyak kaca depan bus yang retak atau pecah, juga banyak yang kampas remnya sudah tipis,” ungkap Kasatlantas di sela-sela razia. Khusus untuk memeriksa kondisi kampas rem, Kasatlantas mengaku pihaknya menggandeng Dishubkominfo yang memiliki peralatan khusus, yang digunakan untuk memeriksa kondisi rem kendaraan.

Dalam razia tersebut pihaknya langsung memberikan tindakan Tilang kepada sopir bus yang dinilai melanggar kelaikan jalan. Diharapkan dengan pemberian Tilang ini pihak pengusaha bus akan memberikan respons dan memperbaiki armadanya hingga benar-benar laik jalan. Sedangkan bagi armada bus yang melakukan pelanggaran ringan, menurut dia masih bisa ditolerir dan hanya diberikan peringatan.

Kasat menjelaskan, pihaknya menyayangkan hampir semua bus menggunakan ban vulkanisiran, terutama bus-bus bumel atau kelas ekonomi. Sementara untuk bus kota dan antar provinsi, kebanyakan relatif masih bagus. “Kami harap pengusaha bus memperhatikan kondisi armadanya, jangan sampai kondisi armada menjadi penyebab kecelakaan,” tegas Kasatlantas. Ario Bhawono