JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Belum Diserahkan ke Pemkab, GOR Karanganyar Mangkrak

Belum Diserahkan ke Pemkab, GOR Karanganyar Mangkrak

282
BAGIKAN
GOR MANGKRAK—Seorang PNS Pemkab Karanganyar mengendarai sepeda motor melintas di depan GOR Karanganyar yang kondisinya mangkrak, Rabu (31/7). Muhammad Ikhsan
GOR MANGKRAK—Seorang PNS Pemkab Karanganyar mengendarai sepeda motor melintas di depan GOR Karanganyar yang kondisinya mangkrak, Rabu (31/7). Muhammad Ikhsan

KARANGANYAR–Kondisi Gedung Olahraga (GOR) Karanganyar yang selesai dibangun pada akhir tahun lalu dengan anggaran mencapai Rp 6 miliar, hingga kini belum digunakan. Empat buah pintu utama GOR selalu tertutup rapat dan terkunci. Setiap harinya tidak ada aktivitas apapun yang tampak di kompleks GOR yang beralamat di Tegalasri, Kelurahan Bejen, Kecamatan Karanganyar Kota itu.

Pantauan di lokasi, rumput-rumput liar mulai tumbuh subur di sekitaran GOR. Di bagian luar juga masih berserakan sisa-sisa bahan material pembangunan GOR. Bahkan, di bagian dalam GOR ketika diintip belum terdapat tribun penonton.

Menurut Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Karanganyar, Langgeng Widodo, seharusnya setelah enam bulan masa perawatan oleh kontraktor, GOR segera diserahkan ke komite pembangunan yang sudah ditunjuk Pemkab. “Ini sudah lewat enam bulan, tapi GOR belum juga diserahkan ke komite pembangunan. Bahkan beberapa bagian dari bangunan juga sudah terlihat rusak sebelum digunakan,” katanya, Rabu (31/7).

Menurut Langgeng, saat pembangunan GOR dicetuskan, insan olahraga di Karanganyar sangat antusias karena sudah lama mendambakan adanya tempat latihan berbagai cabang olahraga yang terpadu dan representatif. Tapi saat ini setelah satu bagian dari GOR selesai dibangun, ternyata masyarakat hanya bisa melihat tanpa bisa memanfaatkan.

“Untuk memanfaatkan GOR ini tidak harus menunggu seluruh pembangunan rampung. Sebab anggaran tambahan untuk pembangunan tahap selanjutnya juga masih belum jelas dan belum pasti kapan akan turun. Nah, jika tidak segera dimanfaatkan maka akan rusak seperti sekarang,” tandasnya.

Langgeng menuding Pemkab tidak becus dalam mengurus bidang olahraga karena hanya bisa membangun tanpa bisa melakukan pembinaan atau pembibitan atlet-atlet. “Ini akan berbeda kondisinya jika sejak awal pengelolaan GOR diserahkan kepada pihak yang memahami pembinaan olahraga, yaitu KONI,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komite Pembangunan GOR Karanganyar, Nur Halimah mengatakan penyerahan GOR ke Pemkab masih dalam proses. “Ini masih proses mau penyerahan,” ujarnya singkat. Muhammad Ikhsan