JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Bupati Kembali Mutasi 120 PNS

Bupati Kembali Mutasi 120 PNS

393
ilustrasi
ilustrasi

WONOGIRI-Bupati Wonogiri kembali melakukan mutasi pejabat dilingkungkan Pemkab. Gerbong mutasi kali ini menyasar 120 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari kalangan eselon II dan kepala sekolah.

Bupati Danar Rahmanto mengatakan, pelantikan bagi 120 PNS tersebut nantinya akan dilakukan di pendopo Kabupaten pada Kamis (22/8) pagi. Mutasi kali ini tidak lain untuk mengisi kekosongan pejabat yang sudah pensiun yang ada di lingkungan Pemkab Wonogiri, mulai dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) hingga Perusahaan daerah (Perusda).

“Ada dua posisi kepala dinas, camat yang saat ini masih kosong karena pejabat lama pensiun. Ini harus segera diisi agar tidak menggangu pelayanan,” ujar Danar, Rabu (21/8).

Dikatakan Danar, SKPD yang mengalami kekosongan tersebut yakni Disperindagkop dan UMKM serta Disbudparpora saat ini kan dijabat Plt. Yang jelas mutasi didasari bukan karena alasan suka atau tidak suka. Mutasi ini juga bagian dari penyegaran dan bisa terjadi didalam suatu organisasi dimanapun.

Bupati melanjutkan, untuk pelantikan PNS yang akan menjabat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dipastikan tidak akan dilakukan di mutasi kali ini. Pelantikan Kepala BPBD dilakukan terpisah bersamaan dengan perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru yang hingga kini sudah dalam tahap persiapan untuk disahkan.

“Perkiraan pelantikan Kepala BPBD dilakukan bulan depan. Karena jika dibiarkan terlalu lama tidak baik dan keberadaannya juga sangat dibutuhkan khususnya untuk menangani bencana di Wonogiri ” katanya.

Sementara itu Plt Sekda, Suharno mengatakan BPBD baik dari sisi administrasi dan kepegawaian telah siap, hanya saja menunggu anggaran dari APBD Perubahan 2013 cair. Karena apapun ketika ada tambahan SOTK baru membutuhkan dana operasional untuk kegiatan organisasi. Apalagi tugas dari BPBD sangat banyak terutama dalam penanganan semua bencana yang ada di wilayah Wonogiri. Terlebih kondisi Wonogiri terdapat 23 kecamatan dengan medan yang pegunungan dan perbukitan dan rawan bencana.

“Sudah siap pada intinya, tinggal menunggu pendanaan saja. Untuk BPBD nanti akan menempati gedung bekas KPUD. Dulunya kantor milik Penerangan,” jelasnya. Eko Sudarsono

BAGIKAN