JOGLOSEMAR.CO Foto Buruh Demo Lagi: Dinas Akui CV MML Lakukan Pelanggaran

Buruh Demo Lagi: Dinas Akui CV MML Lakukan Pelanggaran

482
BAGIKAN
UNJUK RASA LAGI—Ratusan buruh CV Mundu Makmur Lestari (MML), Kecamatan Gondangrejo kembali berunjuk rasa menuntut keadilan di depan kantor Dinsosnakertrans Karanganyar, Senin (26/8). Muhammad Ikhsan
UNJUK RASA LAGI—Ratusan buruh CV Mundu Makmur Lestari (MML), Kecamatan Gondangrejo kembali berunjuk rasa menuntut keadilan di depan kantor Dinsosnakertrans Karanganyar, Senin (26/8). Muhammad Ikhsan

KARANGANYAR—Ratusan buruh CV Mundu Makmur Lestari (MML) yang berlokasi di Kecamatan Gondangrejo kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Karanganyar, Senin (26/8). Mereka tidak lelah untuk terus menuntut keadilan karena telah di-PHK secara sepihak oleh perusahaan.

Sebelumnya para buruh juga sudah melakukan aksi unjuk rasa pada pekan lalu. Tapi pada aksi kemarin Dinsosnakertrans akhirnya membenarkan seluruh aduan para buruh yang menyebutkan sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh pihak perusahaan.

Aksi unjuk rasa berlangsung damai dengan kawalan ketat aparat kepolisian. Setelah melakukan orasi di depan kantor Dinsosnakertrans, perwakilan buruh dipertemukan dengan Kepala Dinsosnakertrans Karanganyar, Sumarno. Nota pemeriksaan yang dilakukan pengawas perusahaan pun diperlihatkan kepada perwakilan buruh. Dari isi nota tersebut diketahui memang perusahaan yang bersangkutan tidak memberikan cuti hamil, cuti gugur kandungan, cuti haid, dan Jamsostek kepada pekerjanya.

“Kami melalui pengawas perusahaan telah melakukan pemeriksaan atas laporan para buruh sebelumnya. Kami mohon maaf karena agak terlambat. Sesuai dengan yang diadukan buruh, memang perusahaan yang bersangkutan tidak memberikan sejumlah cuti,” ungkap Sumarno.

Sumarno juga mengaku kaget dengan tindakan perusahaan yang telah mem-PHK sekitar 337 pekerjanya. Sehingga untuk persoalan ini, Dinsosnakertrans akan melakukan mediasi antara pihak perusahaan dan para pekerja. “Hari Kamis (29/8) mendatang kami akan melakukan mediasi antara perusahaan dan buruh. Nanti akan kita bahas sebaiknya seperti apa. Agar kedua belah pihak dapat menyelesaikan masalah. Kami harap dapat selesai secara baik-baik dan tidak ada PHK,” terangnya.

Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) 92 Jateng, Suharno mengaku lega dengan hasil nota pemeriksaan yang dilakukan oleh pengawas Dinsosnakertrans. “Kami maklumi jika terlambat melakukan pengawasan. Namun saat ini pihak pengawas telah memenangkan kaum buruh. Hasil nota pemeriksaan sama seperti yang sebelumnya kami laporkan,” tandas Suharno.

Lebih lanjut, Suharno menegaskan agar Dinsosnakertrans mengambil tindakan secepatnya terkait persoalan PHK tersebut. Selain itu dari 0pihak pekerja juga mendesak agar sejumlah cuti dan Jamsostek dapat diberikan oleh perusahaan. Muhammad Ikhsan