Bus Tak Layak dan Pelat Hitam Bakal Ditolak

Bus Tak Layak dan Pelat Hitam Bakal Ditolak

399
SIDAK ARMADA BUS-Petugas Dishubkominfo kota Solo menggelar pemeriksaan laik jalan terhadap sejumlah armada perusahaan otobus yang berada di wilayah Banyuanyar, Banjarsari  jelang persiapan arus mudik lebaran Rabu (24/7). Joglosemar/Yuhan Perdana
SIDAK ARMADA BUS-Petugas Dishubkominfo kota Solo menggelar pemeriksaan laik jalan terhadap sejumlah armada perusahaan otobus yang berada di wilayah Banyuanyar, Banjarsari jelang persiapan arus mudik lebaran Rabu (24/7). Joglosemar/Yuhan Perdana

SRAGEN—Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor (PMB) mengancam akan menindak tegas angkutan pelat hitam atau bus pariwisata yang nekat ngobyek mencari penumpang pada momen arus mudik atau balik. Selain itu, pihak terminal pun juga berhak memulangkan armada lebaran yang kedapatan tidak laik jalan.

Hal itu disampaikan Kepala UPTD PMB Sragen, Soeparno usai mengevaluasi hasil pemeriksaan terhadap kendaraan angkutan lebaran yang digelar secara gabungan di Terminal Induk Pilangsari, Sragen, Kamis (1/8). Meski hasil pemeriksaan terhadap armada AKAP maupun AKDP mayoritas laik jalan, pihaknya tetap mewaspadai potensi penyimpangan pada momen lebaran, misalnya armada pelat hitam dan bus pariwisata yang beralih fungsi jadi pelat kuning. Pasalnya, meski tidak vulgar, dua jenis armada itu biasanya sering menggunakan celah momen lebaran untuk ngobyek mencari penumpang.

Baca Juga :  Belasan Peternak Tanon, Sragen Jadi Korban Sindikat Dagang Sapi Kurban. 3 Peternak Dibuang di Jalan, 6 Sapi Dilarikan

“Secara ketentuan, armada pelat hitam atau pariwisata memang tidak boleh ngobyek penumpang, karena mereka tidak punya trayek dan tidak sesuai peruntukannya. Makanya kalau nanti ditemukan di lapangan, akan kami tindak tegas,” paparnya.

Mengingat tingginya penumpang saat lebaran, pihaknya juga mengimbau pengemudi atau pengelola armada untuk memperhatikan kelaikan dan kelengkapan armada. Termasuk, perlengkapan darurat seperti pemecah kaca, segitiga pengaman, dan tabung pemadam harus disediakan di dalam bus.

“Bicara momen lebaran itu kan bicara soal kepadatan penumpang dan over load. Makanya, untuk menghindari risiko di jalan, safety (keselamatan) itu harus diutamakan. Kami juga selalu ingatkan cek kelengkapan kendaraan, roda, rem, dan perlengkapan harus dalam kondisi baik. Pihak terminal kalau tahu ada bus yang tidak layak boleh kok menolak dan memulangkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Empat Siswi Korban Guru Pedofil di Karanganyar Trauma Berat

Sementara, Kabid Angkutan Dishubkominfo Sragen, Sutardi mengatakan dalam pemeriksaan gabungan itu mayoritas armada yang diperiksa memang sudah memenuhi kriteria laik jalan. Selain memeriksa kesehatan pengemudi, tim juga memasang 50 stiker untuk armada AKAP-AKDP yang dinyatakan laik jalan. Kegiatan yang melibatkan Polres, DKK, dan Dishub itu dilakukan rutin menjelang datangnya arus mudik guna memastikan kesehatan pengemudi maupun kelaikan armada yang akan digunakan untuk lebaran. Wardoyo

BAGIKAN