JOGLOSEMAR.CO Lifestyle Kesehatan Dampak Buruk Camilan untuk Anak

Dampak Buruk Camilan untuk Anak

284
BAGIKAN

cemilanMengemil sudah sejak lama menjadi kebiasaan sebagian besar keluarga Indonesia. Namun seringkali makanan yang dijadikan camilan ternyata tidak memenuhi standar gizi untuk kesehatan, terutama untuk kalangan anak-anak.

Dokter anak dari RSAB Harapan Kita menyatakan, saat ini banyak camilan yang beredar di pasar, sebagian mengandung bahan atau zat berbahaya untuk kesehatan. Mulai dari zat pewarna yang bukan diperuntukkan untuk makanan, komposisi zat gizi yang tidak seimbang: tinggi lemak dan karbohidrat juga zat yang tidak bermanfaat yang dan bisa menimbulkan gangguan kesehatan. “Pola makan anak juga bisa terganggu karena camilan tak sehat,” katanya di Jakarta.

Ketidakseimbangan asupan gizi seperti terlalu tingginya asupan karbohidrat dan gula, juga berisiko menyebabkan anak mengalami obesitas hingga diabetes. “Beberapa anak bahkan ada juga yang datang ke saya dengan gejala hipertensi. Ini karena camilan anak juga mengandung tinggi natrium,” ujarnya.

Beberapa camilan bisa juga menjadi pemicu serangan alergi seperti asma dan batuk berulang. Tak dipungkiri pula, anak bisa mengalami kekurangan zat gizi tertentu karena terlalu banyak mengonsumsi camilan dengan gula dan karbohidrat tinggi.”Bisa jadi anak mengalami kekurangan vitamin dan mineral. Sementara jangka menengah dan  panjang, tumbuh kembang anak bisa tidak optimal.” Krisna Kartika S