Demokrat Masih Sebar Undangan

Demokrat Masih Sebar Undangan

235

bendera demokratJakarta—Partai Demokrat masih masih terus berburu tokoh-tokoh dijadikan sebagai calon presiden dari kubu mereka. Sekretaris Komite Konvensi Partai Demokrat Suaidy Marasabessy mengatakan ada beberapa nama lagi yang diundang untuk ikut konvensi.

Sebelumnya, pada Sabtu (24/8), Dino Patti Djalal mengkonfirmasi keikutsertaannya. Setelah ini, Menteri BUMN, Dahlan Iskan juga mengonfirmasi keikutsertaannya. “Semua anggota komite memiliki tugas untuk memberikan undangan kepada beberapa calon peserta,” kata Suaidy di Wisma Kodel, Jakarta, Minggu.

Dia mengaku mendapatkan tugas mengundang mantan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasional Demokrat Endriartono Sutarto dan Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie. Sementara itu, anggota komite yang lain juga memiliki tugas mengantarkan undangan seperti Vera Febyanthy.

Suaidi dan Vera merupakan panitia pelaksana konvensi yang berasal dari internal PD. Nama kedua ini bertugas mengundang Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan.

Partai berkuasa ini menyatakan mereka tidak sedang berupaya memecah-belah konsentrasi partai lain menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2014. Contoh paling jelas adalah bergabungnya Endriartono yang merelakan diri keluar dari Partai Nasdem demi turut dalam konvensi.

Sementara itu, Menteri BUMN, Dahlan Iskan mengaku menunda pertemuan dengan komite konvensi karena masih sibuk menyelesaikan pekerjaannya.  “Seharusnya saya datang kemarin (Sabtu, 24/7). Kemarin mestinya saya harus ke komite, tapi saya pilih urusi BUMN,” kata Dahlan di Denpasar, Minggu (25/8).

Tim komite mengusulkan agar pertemuan dilakukan pada Selasa (27/8). Tapi Dahlan juga menolak. “Saya bilang tanggal 27 nggak bisa karena ada urusan BUMN. Ditanya sama komite, yang longgar kapan? Saya bilang tanggal 28 Agustus,” ujarnya.

Hingga saat ini tim komite konvensi belum mengumumkan nama peserta. Namun santer terdengar sejumlah orang yang diundang dalam konvensi selain Dahlan yaitu, Marzuki Alie, Irman Gusman, Jusuf Kalla, Pramono Edhie Wibowo, Gita Wiryawan, Dino Pati Djalal dan sejumlah nama lainnya.

Soal pelaksanaan konvensi Partai Dekorat itu, Sosiolog Universitas Nasional (Unas) Nia Elvina, menilai bahwa konvensi Partai Demokrat menunjukkan sebuah mandulnya proses pengkaderan di partai politik. “Banyak kalangan melihat bahwa konvensi Partai Demokrat sebagai suatu proses pembelajaran demokrasi di negara kita. Saya kira itu merupakan suatu pandangan yang keliru,” katanya.  Antara | Detik | Niko Fediyanto

BAGIKAN