JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Diluncurkan, Rumah Mengajar Banyuagung

Diluncurkan, Rumah Mengajar Banyuagung

410
BAGIKAN
Kegiatan di Rumah Mengajar
RUMAH MENGAJAR- Dua relawan Solo Mengajar (kiri) membantu anak-anak usia SD belajar bersama di Rumah Mengajar Banyuagung, Kadipiro, Banjarsari, Kamis (29/8). Joglosemar | Didik Kartika Putra

SOLO- Guna membantu pendidikan anak-anak usia sekolah dasar (SD), Solo Mengajar mencetuskan gagasan Gerakan Masyarakat Mengajar yang diwujudkan dengan program Rumah Mengajar. Sebagai langkah awal, pada 20 Agustus lalu diluncurkan Rumah Mengajar Banyuagung.

Menurut Direktur Eksekutif Solo Mengajar,  Gentur Yoga Jati, program Rumah Mengajar Banyuagung menjadi awal dari rencana berkelanjutan membentuk Rumah Mengajar di berbagai kampung. “Dengan langkah sederhana dan tergerak hatinya, siapa pun bisa membentuk rumah-rumah mengajar. Barangkali tidak perlu tempat besar atau mewah, cukup garasi atau sepetak ruangan, bisa digunakan untuk belajar bersama dengan adik-adik sekolah dasar,” papar Yoga kepada Joglosemar, Kamis (29/8).

Hilmi, seorang relawan Solo Mengajar menambahkan, rumah mengajar ini juga bisa ditularkan di berbagai kota. “Saya juga menggagas upaya seperti ini di Cilacap,” tutur mahasiswi UNS ini.

Rumah Mengajar yang digagas Solo Mengajar, diperuntukkan bagi murid SD untuk belajar bersama, tanpa dipungut biaya alias gratis. Diharapkan dengan membantu belajar bersama, akan meningkatkan prestasi anak-anak di sekolah. Solo Mengajar juga mendukung para relawannya untuk membantu  mengajar di Rumah Mengajar Banyuagung ini. Mereka juga dibantu tenaga dari warga kampung Banyuagung yang tergerak hatinya mengajar para murid SD. Didik Kartika