Diserbu Bus Bantuan Gratis, Penumpang Anjlok

Diserbu Bus Bantuan Gratis, Penumpang Anjlok

322

BUS PARTAI MATIKAN ARMADA ANGKUTAN UMUM UNTUK MUDIK 2SRAGEN—Memasuki H-4 lebaran, Minggu (4/8), arus kendaraan pemudik yang melintas di wilayah Sragen mulai mengalami lonjakan. Kendati begitu, sejumlah kalangan memprediksi jumlah pemudik yang menggunakan moda transportasi bus maupun kereta api tahun ini akan turun karena pengaruh bantuan bus mudik gratis.

Pantauan Joglosemar, situasi lalu lintas di jalur utama Sragen yang dilintasi kendaraan pemudik sudah mulai padat. Mayoritas didominasi kendaraan pelat luar kota seperti dari Jakarta, Bandung, dan berbagai kota besar lainnya. Kendati sudah meningkat, arus lalu lintas masih terpantau padat lancar.

Peningkatan juga mulai terlihat dari jumlah armada dan penumpang yang turun di Terminal Pilangsari, Sragen. Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Terminal Pilangsari, Ali Basyah mengatakan meski belum terlalu signifikan, jumlah armada bus antarkota dalam provinsi (AKDP)-antarkota antarprovinsi (AKAP) yang singgah di terminal mulai meningkat. Begitu pula untuk arus penumpang lokal juga naik sekitar 40 persen. Namun ia mengakui jika kedatangan pemudik yang menggunakan bus umum tidak seperti prediksi, mengingat sebagian memilih ikut program mudik gratis.

Baca Juga :  SRITEX TUMBUH MENDUNIA : Satu Panggung untuk Keragaman Bangsa

“Sudah agak meningkat. Tadi pagi sudah ada satu bus bantuan mudik gratis dari Jakarta masuk. Sampai pukul 10.00 WIB, sudah delapan armada dari Jakarta yang masuk. Tapi adanya bantuan armada mudik gratis dari partai atau perusahaan itu sedikit akan berpengaruh menurunkan jumlah penumpang,” ujar Ali, Minggu (4/8).

Sementara, untuk moda kereta api, Kepala Stasiun Sragen, Gunawan menyampaikan pada Sabtu (3/8), jumlah pemudik dari Jakarta yang turun di Sragen tercatat 132 orang. Meski sempat turun pada hari itu, akan tetapi Minggu (4/8) kemarin kembali meningkat. Misalnya, untuk KA Mantab Lebaran yang sehari sebelumnya hanya menurunkan 15 orang, kemarin meningkat menjadi 45 orang.

Baca Juga :  Gempar Mayat Petani Ditemukan di Sungai Mungkung, Sidoharjo. Padahal Pamitnya ke Sawah

Ia juga memperkirakan arus pemudik dengan KA tahun ini juga akan berkurang. Selain karena faktor pengetatan kapasitas yang hanya 100 persen tempat duduk, adanya bantuan bus gratis diyakini akan membuat pemudik yang menggunakan jasa kereta api akan menurun.

Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Dudi Pramudia mewakili Kapolres AKBP Dhani Hernando menyampaikan kendati arus pemudik mulai meningkat, situasi lalu lintas masih padat lancar. Begitu pula untuk jalur Gemolong yang diprediksi bakal terjadi kemacetan, masih lancar. Wardoyo

BAGIKAN