JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Internasional DK PBB Harus Bersatu Demi Suriah

DK PBB Harus Bersatu Demi Suriah

259
BAGIKAN

Suriah menjadi tantangan terbesar perang dan perdamaian di dunia pada saat ini. Badan yang diberi mandat menjaga perdamaian dan keamanan internasional itu tidak bisa melenceng dari tugasnya.” Ban Ki-moon | Sekretaris Jenderal PBB

Krisis Suriah
Krisis Suriah

DENHAAG—Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Rabu mengimbau Dewan Keamanan (DK) PBB bersatu  untuk membawa perdamaian bagi Suriah. Sementara Negara-negara Barat menyiapkan kemungkinan serangan ke Damaskus, ibukota Suriah.

“Suriah menjadi tantangan terbesar perang dan perdamaian di dunia pada saat ini. Badan yang diberi mandat menjaga perdamaian dan keamanan internasional itu tidak bisa melenceng dari tugasnya,” kata Ban merujuk pada Dewan Keamanan PBB. “Dewan harus bersatu demi perdamaian,” kata Sekjen PBB dalam pidatonya di Den Haag saat menghadiri perayaan seabad Istana Perdamaian, Rabu (28/8). “Rakyat Suriah berhak mendapatkan solusi, bukan kesenyapan,” katanya.

Komentar Ban tersebut muncul  menanggapi Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya yang tengah mengumpulkan bukti untuk melakukan aksi militer menentang rezim Presiden Bashar al-Assad. Presiden Assad dituding telah menggunakan serangan senjata kimia ke arah para penentangnya. Sebelumnya Rusia juga sudah memberikan peringatan keras atas dugaan serangan senjata kimia tersebut.

Sekjen PBB meminta agar tim inspeksi senjata PBB diberi lebih banyak waktu untuk menyelidiki klaim serangan senjata kimia dan mendesak penyelesaian secara diplomatik. “Kita harus mencari segala cara untuk mengajak semua pihak ke meja perundingan,” katanya.

Perburuk Situasi

Ia juga memperingatkan bahwa setiap langkah memasok senjata ke pihak-pihak yang bertikai hanya akan memperburuk situasi. “Kepada mereka yang memberi pasok senjata ke masing-masing pihak bertikai, kita harus bertanya: apa yang bisa didapat dari senjata itu selain lebih banyak pertumpahan darah? Logika militer telah menghasilkan sebuah negara yang berada di tepi jurang kehancuran, sebuah wilayah dalam kekacauan dan ancaman global. Buat apa menyiram bensin ke dalam api?” katanya.

Terpisah, utusan khusus PBB-Liga Arab untuk Suriah Lakhdar Brahimi, Rabu (28/8), mengatakan setiap aksi militer internasional di Suriah hanya dapat dilakukan setelah disetujui Dewan Keamanan PBB. “Saya kira hukum internasional dengan jelas menetapkan hal ini. Hukum internasional mengatakan aksi militer dapat dilakukan setelah satu keputusan Dewan Keamanan,” katanya di Jenewa.

Pernyataannya itu diucapkan saat Amerika Serikat dan sekutunya sedang mempersiapkan kekuatan militer mereka bagi kemungkinan aksi militer terhadap pemerintah di Suriah.  Antara