JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Dramatis, Cakades Miliarder Tumbang

Dramatis, Cakades Miliarder Tumbang

315
BAGIKAN

ilustrasi KPUSRAGEN-Meski punya daya magnet kuat untuk menggaet simpati warga, gelontoran uang ternyata tak selamanya bakal menjamin kemenangan di sebuah pemilihan kandidat. Fenomena ini kembali dibuktikan dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) Gebang, Kecamatan Masaran, Sabtu (24/8).

Melalui pertarungan dramatis, calon bergelimang harta, Endah Sulistyowati Setyaningsih harus tumbang di tangan rivalnya, Jumanto, dengan selisih sangat tipis hanya 77 suara. Meski demikian, drama persaingan ketiga calon yang berlaga di Pilkades Gebang tetap berlangsung memanas dan menegangkan hingga perolehan suara ketiga kandidat pun sangat tipis.

Tiga kandidat, masing-masing Endah Setyaningsih, Kepala Dusun, Jumanto dan Maryanto. Endah yang selain didukung finansial kuat, juga diketahui istri dari mantan Kades, Purwanto. Namun modal itu ternyata belum cukup mengantarkan kemenangan.

Pantauan Joglosemar, hasil akhir perolehan suara menempatkan Jumanto sebagai pemenang dengan 1.329 suara, sedang Endah di posisi dua dengan 1.252 suara disusul Maryanto dengan 1.239 suara. Meski ketat dan panas, namun seusai pengumuman pemenang situasi berjalan terkendali. Panasnya persaingan di Pilkades Gebang bahkan memaksa aparat kepolisian bersiaga penuh di lokasi. Bahkan, Kapolsek Masaran AKP Kabar Bandiyanto dan Kasatshabara AKP Hartono juga terlihat turut turun melakukan pengamanan. Camat Masaran, Wisarto Sudin juga hadir mengawasi jalannya Pilkades hingga selesai. “Alhamdulillah, suasana tetap aman terkendali. Semua berlangsung lancar,” ujar Wisarto Sudin di sela-sela pantauan.

Sementara, informasi yang dihimpun dari sejumlah kader dan warga, kandidat Endah memang menjadi calon yang mengeluarkan uang tembakan paling besar di antara dua calon lainnya. Besarnya uang tembakan yang disebarnya berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 150.000 per kepala, sedangkan dua calon lainnya hanya Rp 50.000-an.  Di sisi lain, hasil rekapitulasi terakhir menunjukkan tingkat kehadiran warga untuk memilih juga cukup tinggi. Dari 4.492 orang yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT), yang hadir ke TPS mencapai 3.820 orang sedangkan yang tidak hadir mencapai 672 orang. Wardoyo