JOGLOSEMAR.CO Foto Foto Mesum Gegerkan Pemkab Sukoharjo

Foto Mesum Gegerkan Pemkab Sukoharjo

480

Diduga dari Oknum PNS

ilustrasi
ilustrasi

SUKOHARJO- Warga digegerkan dengan tersebarnya  foto-foto mesum yang diduga dilakukan oknum PNS di Pemkab Sukoharjo. Oknum perempuan itu juga posisinya diduga dekat dengan pejabat di Kota Makmur.

Guna mengetahui kebenaran dugaan itu, Inspektorat melakukan penelusuran dan penyelidikan mengenai kasus tersebut. Informasi yang dihimpun Joglosemar menyebutkan, oknum itu berpose dengan lawan jenisnya menggunakan seragam PNS. Jumlah foto yang disebar pun lebih dari satu. Dilihat dari ruangan yang ada di foto itu, kejadian tak senonoh itu dilakukan di sebuah ruangan seperti hotel. Foto itu tersebar di kalangan terbatas dan sampai ke wartawan  di gedung DPRD baru-baru ini.

Menanggapi masalah itu, Inspektur Sukoharjo, Suhardy menjelaskan jika sudah mendapatkan laporan. Tidak hanya itu, foto tersebut juga sudah menjadi bahan pergunjingan di  lingkungan Pemkab Sukoharjo. “Sudah ada laporan. Saat ini kami melakukan penelusuran mengenai kebenaran kasus itu,” ujar Suhardy, Selasa (27/8).

Dikatakan Suhardy, penelusuran itu dimulai dengan mencari keterangan dari sejumlah pihak. Inspektorat juga akan mencari bukti foto mesum itu. Pasalnya, selama ini foto itu hanya beredar ke beberapa orang saja. “Tapi hal itu sudah dibicarakan orang banyak. Kami sedang mencari bukti foto itu,” jelasnya.

Lantaran menyangkut kepegawaian, Inspektorat juga menggandeng Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Alurnya, setelah membuat surat hasil investigasi, Inspektorat akan menyerahkannya kepadaBKD dalam bentuk rekomendasi. Surat itu akan menjadi bahan pertimbangan bagi BKD dalam memberikan sanksi. Tentu saja sanksi bisa diberikan ketika hal itu memang terbukti kebenarannya.

“Kami sedang dalam mencari adanya kebenaran adanya foto mesum tersebut. Dengan cara itu akan diketahui siapa oknum yang merusak nama baik PNS sebagai abdi negara,” tambahnya.

Kepala BKD Sukoharjo, Joko Triyono berjanji akan memberikan sanksi tegas jika memang pelaku foto itu berstatus PNS. Hanya saja, sampai saat ini, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) itu belum bisa memastikan kebenarannya. “Kalau mendengar, memang kami akui sudah. Tapi kami belum bisa memastikan kebenarannya. Kami masih melakukan penelusuran dengan Inspektorat,” kata Joko.  Murniati

BAGIKAN