JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Internasional Gagal Menang, Pep Tetap Bangga

Gagal Menang, Pep Tetap Bangga

265
BAGIKAN
KETAT--Penyerang Bayern Munich, Claudio Pizarro, ditempel ketat oleh para pemain Freiburg. Dalam laga yang dihelat di Stadion Mage Solar, Selasa (27/8) malam itu, Bayern bermain seri 1-1. Detik
KETAT–Penyerang Bayern Munich, Claudio Pizarro, ditempel ketat oleh para pemain Freiburg. Dalam laga yang dihelat di Stadion Mage Solar, Selasa (27/8) malam itu, Bayern bermain seri 1-1. Foto : Detik

FREIBURG–Pelatih Bayern Munich, Pep Guardiola, menilai timnya bermain sangat baik ketika berhadapan dengan Freiburg. Meski Bayern tak meraih kemenangan, Pep mengaku tetap bangga dengan anak buahnya.

Bayern harus puas dengan raihan satu poin dalam laga yang berkesudahan 1-1 itu. Melawat ke Stadion Mage Solar, Selasa (27/8), Bayern menampilkan banyak pemain pelapisnya di starting line-up. Guardiola memberi kesempatan kepada Rafinha, Daniel van Buyten, Diego Contento, Claudio Pizarro, dan Xherdan Shaqiri untuk jadi starter.

Kendati tidak menurunkan kekuatan terbaiknya, Bayern tetap mendominasi jalannya permainan. Situs resmi Bayern mencatat mereka unggul penguasaan bola sampai 74 persen.

Selain itu, Die Roten juga menciptakan jauh lebih banyak peluang dibandingkan Freiburg. Mereka melepaskan 17 tembakan dan delapan di antaranya mengarah ke gawang. Sementara itu, Freiburg menembak delapan kali dan tiga di antaranya tepat sasaran.

Dari sekian banyak peluang yang dimiliki Bayern, cuma satu yang berbuah gol, yakni lewat Shaqiri pada menit ke-33. Penampilan cemerlang kiper Freiburg, Oliver Baumann, membuat mereka tak bisa bikin gol tambahan.

Bayern harus membayar mahal kegagalan mereka bikin gol kedua. Saat laga sudah memasuki menit ke-86, mereka malah kebobolan gol Nicolas Hoefler. Skor 1-1 tak berubah sampai akhir laga.

“Kami bermain baik, sangat baik. Tapi, kalau Anda cuma unggul 1-0 di Bundesliga, hal-hal seperti ini selalu bisa terjadi,” ucap Pep di situs resmi klub. “Kami tak pernah berhenti menyerang dan kami punya peluang (untuk menambah gol). Tapi, saya sangat, sangat bangga dengan para pemain saya,” katanya.

Sementara itu, pelatih Freiburg, Christian Streich, memuji timnya yang mau bersabar meski didominasi lawan sepanjang pertandingan. “Ketika Anda menghadapi Bayern, hal pertama yang Anda butuhkan adalah toleransi yang tinggi terhadap rasa frustrasi. Saya pikir menghadapi tim ini adalah hal terburuk secara psikologis,” tuturnya.

“Mereka berusaha mempertahankan bola sepanjang waktu. Anda tak pernah menguasai bola dan mereka hanya memainkannya di sekitar Anda. Tapi, kami berhasil mencuri satu poin dari Bayern dan kami punya sedikit keberuntungan dalam meraihnya,” ujar Streich.

Dengan hasil ini, Bayern menempati puncak klasemen sementara Bundesliga. Mereka mengoleksi sepuluh poin dari empat pertandingan.  Detik