Gagal Menjambret, Babak Belur Dihajar Warga

Gagal Menjambret, Babak Belur Dihajar Warga

400
JAMBRET DITANGKAP WARGA-Kapolsek Laweyan Kompol Yuswanto Ardi (kanan) didampingi Kanitreskrim AKP Agus Pamungkas memeriksa tersangka kasus penjambretan Heru Nugroho dan Deny Cahyono di Mapolsek Laweyan, Solo, Rabu (21/8). Tersangka beraksi di daerah purwosari dan berhasil ditangkap berkat bantuan dan kesigapan Warga Solo. Joglosemar|Budi Arista Romadhoni
JAMBRET DITANGKAP WARGA-Kapolsek Laweyan Kompol Yuswanto Ardi (kanan) didampingi Kanitreskrim AKP Agus Pamungkas memeriksa tersangka kasus penjambretan Heru Nugroho dan Deny Cahyono di Mapolsek Laweyan, Solo, Rabu (21/8). Tersangka beraksi di daerah purwosari dan berhasil ditangkap berkat bantuan dan kesigapan Warga Solo. Joglosemar|Budi Arista Romadhoni

SOLO—Dua penjambret yang sering meresahkan dibekuk polisi saat gagal menjambret di Jalan Slamet Riyadi, tempatnya di bundaran Purwosari, Laweyan, Selasa (20/8) sore pukul 18.30 WIB. Kedua pelaku yakni Heru Nugroho (20) warga Badran RT 4 RW VI, Semanggi, Pasal Kliwon, Solo dan Deni Auran Cahyono (18) warga Losari RT 4 RW I, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo kini mendekam di tahanan Polsek Laweyan.

Informasi yang berhasil dikumpulkan, sore itu kedua pelaku dengan mengendarai sepeda motor merampas sebuah tas milik Sri Suratmi (47), warga Bumi RT 3 RW V, Laweyan yang ditaruh di keranjang depan sepeda onthel-nya. Kedua pelaku kemudian menggeber motornya ke arah timur. Korban yang tidak terima karena tasnya diambil lantas berteriak jambret sekeras-kerasnya. Teriakan itu pun mengundang perhatian warga di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Baru Bebas Empat Bulan, Warga Nusukan Kembali Ditangkap Karena Simpan Sabu di Indekos

Beberapa warga sempat mengejar kedua pelaku namun tidak tertangkap. Tapi nahas, motor kedua pelaku malah tertabrak sebuah mobil Honda Estilo yang dikendarai oleh PT (19), seorang mahasiswa asal Solo. Keduanya pun terjatuh dan satu orang menjadi bulan-bulanan warga. Sedangkan satu pelaku berhasil kabur, namun tidak sampai sehari berhasil dibekuk polisi.

“Satu pelaku yang saat itu dihakimi warga langsung kita amankan ke Mapolsek untuk dilakukan penyidikan. Sedangkan pelaku lainnya kita bekuk sekitar pukul 20.30 WIB di daerah Pasar Klitikan Semanggi,” kata Kapolsek Laweyan, Kompol Yuswanto Ardi didampingi Kanit Reskrim, AKP Agus Pamungkas saat gelar perkara, Rabu (21/8).

Baca Juga :  Baru Bebas Empat Bulan, Warga Nusukan Kembali Ditangkap Karena Simpan Sabu di Indekos

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi yakni sebuah tas hitam berisi kartu identitas, uang Rp 775.000, sebuah kalung emas seberat 4 gram, bandul emas 1 gram, dan sebuah jam tangan. Sepeda motor pelaku, Honda Astrea Grand AD 4933 T yang digunakan untuk beraksi juga turut diamankan. “Kedua pelaku kita dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan diancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun,” ungkap Kompol Ardi. Rudi Hartono

BAGIKAN