Ganjar Langsung Blusukan

    Ganjar Langsung Blusukan

    388

    Mendagri Lantik Gubernur-Wakil Gubernur 2013-2018

    Pelantikan Gubernur Jateng
    Pelantikan Gubernur Jateng

    SEMARANG—Beberapa jam setelah resmi dilantik sebagai Gubernur Jawa Tengah periode 2013-2018, Ganjar Pranowo langsung blusukan ke kawasan banjir rob di Semarang, Jumat (23/8). Sebelumnya Ganjar menyatakan akan fokus pada perbaikan infrastruktur dengan spirit gotong-royong di Jawa Tengah.

    Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi melantik Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2013-2018 di di Gedung DPRD Provinsi, kemarin. Prosesi pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur Jateng yang menjadi agenda Rapat Paripurna Istimewa DPRD Jateng itu berjalan dengan lancar dalam waktu kurang lebih 25 menit. Usai dilantik, Ganjar dan Heru menemui masyarakat yang menunggunya di depan kompleks Kantor Gubernur yang “disulap” menjadi ajang Pesta Rakyat.

    Dalam sambutannya, Mendagri Gamawan Fauzi meminta agar slogan “Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi” yang disampaikan pada saat kampanye Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko, dapat direalisasikan.

    “Perkuat agenda sinergis pembangunan secara nasional dalam kaitan dengan jabatan gubernur yang mempunyai peran ganda sebagai kepala daerah otonomi sekaligus wakil pemerintah pusat di daerah. Ini menjadi tugas saudara untuk mengkoordinasikan dan menjamin sinergitas kebijakan pembangunan kabupaten/kota se-Jateng,” kata Mendagri.

    Mendagri juga meminta Ganjar-Heru untuk bersungguh-sungguh mengentaskan kemiskinan, memberantas buta aksara yang masih tinggi, serta memperluas akses setiap jenjang pendidikan dan fasilitas kesehatan demi kemakmuran rakyat Jateng secara keseluruhan.

    “Saya yakin dengan kombinasi gubernur dan wakil gubernur terpilih sebagai tokoh yang berpengalaman di tingkat nasional dan daerah. Sinergi ini diharapkan mampu membawa Provinsi Jateng lebih maju di masa mendatang,” kata Mendagri.

    Sementara itu, beberapa jam setelah pelantikan Ganjar Pranowo beserta istri, Siti Atiqoh, blusukan ke kawasan rob di Jalan Cilosari Dalam, Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur. Saat blusukan, Ganjar dan istri berjalan kaki menyusuri tepi Sungai Kalibanger, mengecek pompa air swadaya, serta mendengarkan masukan dari masyarakat setempat.

    Ganjar mengatakan bahwa tujuan dirinya melakukan blusukan ke kawasan rob ini untuk melihat kondisi sebenarnya di tengah masyarakat. “Kalau kita lihat di situ, sudah dibangun polder dan rumah pompa. Akan tetapi, mesin pompanya belum ada sehingga mereka memompa sendiri,” ujar politikus PDI Perjuangan itu.

    Menurut Ganjar, kondisi seperti yang dialami masyarakat setempat saat ini dapat mengganggu kesehatan karena lingkungannya tidak sehat dan juga menyebabkan rumah menjadi tenggelam akibat tingginya rob. Ganjar mengatakan bahwa dirinya akan segera bicara dengan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi untuk menanyakan permasalahan terkait dengan pompa air di rumah pompa Sungai Kalibanger.

    Pada bagian lain, Ganjar meminta masyarakat untuk “menjewer” dan mengkritiknya jika salah dalam menjalankan tugas bersama wakilnya, Heru Sudjatmoko. “Tolong ingatkan jika memang kami salah, ‘jewer’ kami, silakan kritik kami habis-habisan jika kami menyimpang,” katanya di hadapan masyarakat dalam “Pesta Rakyat” di depan kompleks Kantor Gubernur dan DPRD Jateng Semarang.

    Meski hidangan kuliner dan minuman yang disediakan gratis sudah habis dan pertunjukan yang disuguhkan di panggung sudah usai, masih ada beberapa masyarakat yang tetap setia menunggunya. Masyarakat langsung berebut menyalami orang nomor satu Jateng itu untuk mengucapkan selamat, termasuk berebut menyalami Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko yang mendampingi Ganjar Pranowo.

    “Memasuki awal baru perubahan Jateng, kami berdua berharap spirit kerja sama, gotong royong tetap dijaga dari panjenengan semua. Mari kita semua bahu-membahu membangun kemandirian Jateng,” katanya. “Kami pernah mengatakan Mboten Korupsi lan Mboten Ngapusi. Kalau memang nanti ada kesalahan, tolong ingatkan kami, kritik habis-habisan,” katanya.

    Ganjar juga mengatakan dirinya akan fokus pada perbaikan berbagai infrastruktur secara bersama-sama dengan “spirit” gotong royong. “Setelah dilantik, kita bekerja fokus infrastruktur nggo nembel dalan (untuk memperbaiki jalan-red) agar rakyat cepat merasakan gebrakan itu,” katanya.

    Ganjar menjelaskan, dirinya telah berbicara tentang Agenda 18 dan program-program di dalamnya. “Yang paling dekat adalah bicara soal APBD perubahan, harapan kita bisa segera berubah untuk merespons keresahan-keresahan masyarakat, infrastruktur terutama,” ujarnya.

    Dia mengatakan pihaknya juga mempersiapkan untuk rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yang paralel dengan persiapan APBD 2014. “Saya rasa itu yang paling kunci untuk masukkan dalam dua hal yaitu politik legislatif dan politik anggaran,” katanya. Antara

    BAGIKAN

    TINGGALKAN KOMENTAR