JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Gersang, Kawasan Alun-alun Ditata

Gersang, Kawasan Alun-alun Ditata

371
BAGIKAN
TATA KAWASAN - Pekerja memasang pagar pengaman tanaman di kawasan Alun-alun Klaten, Jumat (30/8). Proyek penataan tersebut dilakukan sebagai upaya mempercantik wajah kawasan perkotaan. Joglosemar/Angga Purnama
TATA KAWASAN – Pekerja memasang pagar pengaman tanaman di kawasan Alun-alun Klaten, Jumat (30/8). Proyek penataan tersebut dilakukan sebagai upaya mempercantik wajah kawasan perkotaan. Joglosemar/Angga Purnama

KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mulai melakukan penataan di kawasan Alun-alun. Selain mempercantik wajah perkotaan, penataan tersebut juga dilakukan untuk menyediakan ruang terbuka hijau bagi warga.

Pantauan Joglosemar, Jumat (30/8), sejumlah pekerja tengah menanam pohon yang digunakan sebagai peneduh di sisi kawasan. Selain itu, sejumlah lampu penerangan juga ditambahkan di kawasan tersebut. Pelaksana teknis, Surat, mengatakan dalam proyek penataan ini dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap awal dilakukan dengan penanaman vegetasi peneduh.

“Sebagai penataan awal dilakukan penanaman tanaman penyejuk. Pohon ini akan ditanam mengelilingi kawasan Alun-alun,” kata Surat saat ditemui, Jumat (30/8).

Ia menjelaskan, jumlah pohon yang ditanam merupakan jenis tanaman keras yang telah berusia siap tanam, di antaranya pohon Kelapa Gading. Menurutnya, tujuan ditanamnya pohon dengan batang yang keras adalah sebagai penyerap polutan dan menyejukkan kawasan.

“Jumlah yang ditanam sekitar seratusan batang dari beberapa jenis. Jenis tanaman yang dipilih adalah tanaman yang memiliki sifat penangkal polutan dan penyejuk udara,” jelasnya.

Selain penanaman tanaman anti polutan, dalam proyek penataan ruang publik itu juga dilakukan penambahan lampu penerangan pada bagian tengah Alun-alun. Hal ini dilakukan untuk melengkapi fasilitas free wifi yang sudah terpasang sebelumnya. Adanya penambahan penerangan tersebut bertujuan untuk memberikan kepada masyarakat yang menggunakan ruang publik itu.

“Sejak adanya akses free wifi, kawasan Alun-alun lebih ramai. Agar memberikan kenyamanan bagi warga, maka penerangan ditambah sebanyak empat titik lampu,” ujar Surat.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Klaten, Marsana, mengatakan proyek penataan kawasan Alun-alun tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab dalam mempercantik perwajahan daerah. Selain itu, melalui penataan tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

“Saat ini kawasan Alun-alun menjadi salah satu alternatif rekreasi bagi warga. Jika kawasan yang digunakan rapi dan indah, maka yang menggunakan juga akan merasa nyaman,” kata dia. Angga Purnama