JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Golput 1778 Warga, Tahanta Akhirnya Menang

Golput 1778 Warga, Tahanta Akhirnya Menang

321
BAGIKAN
PILKADES DLINGO- Proses rekapitulasi suara Pilkades putaran kelima Desa Dlingo, Kecamatan Mojosongo, Kamis (22/8). Pada Pilkades kelima ini akhirnya, Tahanta menang melawan kota kosong. Joglosemar|Ario Bhawono
PILKADES DLINGO- Proses rekapitulasi suara Pilkades putaran kelima Desa Dlingo, Kecamatan Mojosongo, Kamis (22/8). Pada Pilkades kelima ini akhirnya, Tahanta menang melawan kota kosong. Joglosemar|Ario Bhawono

BOYOLALI- Pilkades fenomenal Desa Dlingo, Kecamatan Mojosongo akhirnya antiklimaks dan dimenangi oleh calon incumbent, Tahanta, Kamis (22/8). Pada Pilkades ulang yang ke empat tersebut tingkat partisipasi warga sangat minim. Warga yang tidak mencoblos alias Golput dalam Pilkades ulang tersebut mencapai mencapai 1.778 pemilih.

Dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sejumlah 2.986 warga, yang hadir mencoblos hanya sejumlah 1.208 orang. Hasil akhir coblosan, calon tunggal menang dengan perolehan suara sebanyak 1.030. Sementara kotak kosong mencapai 66 suara dan suara rusak terhitung tinggi mencapai  112 suara. “Yang tidak mencoblos sebanyak 1.778 orang, kami tidak tahu alasannya tetapi yang jelas tidak mempengaruhi kemenangan incumbent,” ungkap Darmadji, Ketua Panitia Pilkades Dlingo.
Darmadji menegaskan undangan untuk mencoblos sudah disebar dan dipastikan sampai ke tangan warga. Hanya sekitar 187 undangan yang menurut dia tidak beredar atau tidak sampai lantaran yang bersangkutan merantau. Meski angka Golput tinggi, namun sesuai dengan Perda, selama calon tunggal mampu meraup suara 50 persen plus satu dari suara sah, maka dinyatakan menang. Demikian juga disampaikan Purwanto, Camat Mojosongo yang terus memantau jalannya Pilkades. “Sesuai ketentuan, kemenangan incumbent tetap sah,” ujar Purwanto, Camat Mojosongo.
Terpisah, calon tunggal incumbent yang juga Kades terpilih, Tahanta, mengaku lega akhirnya bisa memenangkan Pilkades ini. Setelah ini dirinya menyatakan akan fokus pada pembangunan Desa Dlingo dan kemajuan masyarakat. “Kalah menang bagi saya biasa, saya lega soalnya masyarakat juga lega ini tidak berlarut-larut, setelah ini akan fokus menjalankan tugas dengan baik,” tutur dia.
Sementara itu, awal pelaksanaan Pilkades putaran kelima ini sempat diwarnai isu surat suara yang hanya ada satu gambar saja yakni gambar calon tunggal tanpa ada kolom untuk kotak kosong. Isu tersebut disebarluaskan melalui SMS berantai dari orang yang mengaku sebagai warga Dlingo.
Menanggapi isu ini, Darmadji, secara tegas membantah. Pihaknya menduga isu tersebut sengaja dihembuskan untuk mengganggu jalanya proses demokrasi di Desa Dlingo. Menurut Darmadji, surat suara yang digunakan selain memuat gambar calon tunggal Tahanta juga memuat kolom kotak kosong.
“Tidak benar, kolom kotak kosong juga ada, semuanya sesuai dengan aturan,” imbuh dia.
Pada Pilkades ulang ketiga sebelumnya, jumlah pemilih yang datang mencapai 2.171 warga. Saat itu kotak kosong menang dengan jumlah suara 1.240 dan calon tunggal memperoleh 889 suara, sementara suara rusak mencapai 42 suara. Ario Bhawono