JOGLOSEMAR.CO Foto Griya PMI Surakarta Gelar Aneka Lomba

Griya PMI Surakarta Gelar Aneka Lomba

713
BAGIKAN

Gangguan Kejiwaan Tidak Jadi Kendala

MENGHIBUR PENGHUNI GRIYA--Sejumlah pasien sakit jiwa yang terlantar penghuni Griya Peduli Palang Merah Indonesia (PMI) Solo mengikuti lomba meniup balon saat digelar Lomba Tujuh Belasan di Griya Peduli PMI, Mojosongo, Solo, Rabu (14/8). Selain untuk menyemarakkan Peringatan Kemerdekaan Indonesia, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memberikan hiburan kepada penghuni Griya Peduli PMI. Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
MENGHIBUR PENGHUNI GRIYA–Sejumlah pasien sakit jiwa yang terlantar penghuni Griya Peduli Palang Merah Indonesia (PMI) Solo mengikuti lomba meniup balon saat digelar Lomba Tujuh Belasan di Griya Peduli PMI, Mojosongo, Solo, Rabu (14/8). Selain untuk menyemarakkan Peringatan Kemerdekaan Indonesia, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memberikan hiburan kepada penghuni Griya Peduli PMI.
Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

Siapa bilang penderita gangguan kejiwaan tak bisa turut merayakan peringatan Kemerdekaan RI? Lihat saja, puluhan pasien gangguan jiwa yang dirawat di Griya PMI Surakarta ini mampu mengikuti sejumlah perlombaan yang digelar dalam peringatan HUT ke-68 RI.

Jenis lomba yang dipertandingkan lucu dan menghibur, seperti lomba makan kerupuk, lomba balap kelereng, lomba lempar bola dan lomba tiup balon.

Ryan (18)Salah seorang pasien gangguan jiwa asal Jakarta yang baru satu minggu dirawat mengaku senang mengikuti lomba yang di selenggarakan.

“Senang, soalnya ramai tadi juga dapat hadiah,” ujarnya kepada Joglosemar, Rabu (14/8).

Malah, sejumlah pasien sengaja mengikuti beberapa lomba lantaran tertarik mendapatkan hadiah. Namun tampak pula beberapa pasien yang memilih duduk-duduk melihat kawannya mengikuti perlombaan.

Tri Wuryanto selaku pengelola mengatakan, konsep awalnya sebenarnya hanyalah halal bihalal, namun karena telah masuk dalam suasana peringatan HUT ke-68 RI, pihaknya sengaja menyelenggarakan sejumlah lomba untuk para pasien gangguan jiwa di griya PMI.

“Harapannya mereka juga terhibur dengan perlombaan itu, dan ternyata mereka juga aktif,” ujarnya, Rabu (14/8).

Malah menurutnya, biduan yang turut menyumbangkan suara emasnya pada halal bi halal itu adalah penderita gangguan jiwa yang mulai membaik kondisinya.

Hingga saat ini, Griya PMI Surakarta di Kelurahan Mojosongo tengah merawat 117 pasien jiwa. Griya tersebut lebih fokus menangani penderita gangguan jiwa yang sekaligus gelandangan.

Namun Griya PMI juga membuka diri bagi masyarakat yang memiliki keluarga yang mengalami gangguan jiwa untuk ditangani di Griya tersebut. Bahkan sebelumnya Griya PMI berhasil mempertemukan sejumlah pasien dengan keluarganya yang sudah lama terpisah. Arief setiyanto