Gudang Plastik Ludes Terbakar

Gudang Plastik Ludes Terbakar

481
GUDANG PLASTIK TERBAKAR--Sejumlah warga berusaha memadamkan api yang membakar gudang sampah milik Sarjono di RT 02/ RW VI Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Minggu (4/8). Kebakaran yang mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta tersebut terjadi akibat pembakaran sampah yang tidak diawasi. Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
GUDANG PLASTIK TERBAKAR–Sejumlah warga berusaha memadamkan api yang membakar gudang sampah milik Sarjono di RT 02/ RW VI Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Minggu (4/8). Kebakaran yang mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta tersebut terjadi akibat pembakaran sampah yang tidak diawasi. Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

SOLO – Gudang plastik daur ulang seluas 300 meter persegi di Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Minggu (4/7) sekitar pukul 12.30 WIB ludes terbakar. Sedikitnya lima mobil pemadam kebakaran Pemkot Surakarta dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang diduga berasal dari tumpukan sampah yang dibakar pemilik rumah yang berada di belakang bangunan gudang.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun diperkirakan kebakaran mengakibatkan kerugian hingga sekitar Rp 400 juta.  Informasi yang dihimpun Joglosemar, kebakaran gudang plastik milik Sarjono (47) warga Gabag Sari RT 02, RW VI, Semanggi, Pasar Kliwon, itu bermula saat istri Sarjono, Suminah (40) membersihkan gudang dengan membakar sampah di dalam tong saat subuh,  lalu ditinggal salat.

Tanpa disadari, siang harinya api mulai berkobar dari sampah tersebut dan menyambar tumpukan plastik  tak jauh dari tempat itu. Api selanjutnya merambat ke beberapa tumpukan rosok dan akhirnya menghanguskan seluruh bangunan gudang.

“Kejadiannya pas saya tidur, tiba-tiba anak-anak berteriak ada kebakaran di gudang,” terang Sarjono.

Karena  lokasi kebakaran sulit dijangkau oleh mobil pemadam kebakaran, api baru berhasil dipadamkan setelah hampir satu jam. Sarjono mengatakan, kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian sekitar hingga ratusan juta.

“Perkiraannya ya sebesar itu segitu. Tigaratusan juta kemungkinan, ” kata Sarjono.

Seorang saksi mata, Endang (40) mengaku melihat kobaran api di gudang tersebut sekitar pukul satu siang. Ia mengatakan, saat  tengah berada di lantai dua  rumahnya, dia mencium bau seperti kabel terbakar. Saat itulah, dia berusaha mencari-cari arah bau tersebut. Dari jendela lantai dua,  ia melihat kobaran api di gudang milik tetangganya itu.

“Kebetulan saya di lantai dua rumah saya, ada bau kabel terbakar, saya cari tidak ketemu. Dari jendela lantai barulah saya liat gudang di samping rumah sudah penuh api,” ujarnya.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kota Surakarta, Eko Nugroho kepada Joglosemar mengatakan, tiba di lokasi pukul 12.48 WIB. Dan api baru berhasil dipadamkan pukul 14.28 WIB.

Eko mengaku, petugas mengalami kesulitan dalam menjinakkan api, lantaran medan jalan yang cukup sempit untuk dilalui mobil pemadam kebakaran. Tak hanya itu, salah satu hydran yang terpasang di Rusunawa Semanggi juga tidak berfungsi.

Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Parni Handoko yang hadir di  lokasi kebakaran mengatakan, Polisi masih mencari penyebab kebakaran. Dugaan sementara, dari keterangan beberapa saksi dan pemilik rumah, kebakaran  disebabkan karena sampah yang dibakar oleh pemilik rumah.

“Karena saat ini pemilik masih syok, dan dari hasil keterangannya belum begitu jelas, maka kami akan melakukan penyidikan lanjut, dengan memeriksa saksi, sementara waktu, dugaan memang kebakaran ditimbulkan dari kebakaran sampah yang berada tak jauh dari rumah korban,” terang Kapolsek. * Arif Setiyanto | Rudi Hartono

BAGIKAN