Halal Bihalal Majelis Ar-Raudhah Dihadiri Ribuan Umat

Halal Bihalal Majelis Ar-Raudhah Dihadiri Ribuan Umat

863
JALIN SILATURAHMI-Sejumlah jamaah Ar-Raudhah mengikuti kegiatan halal bihalal sekaligus peresmian gedung Majelis Ar-Raudhah di kawasan Semanggi, Pasar Kliwon, Rabu (21/8) malam. Joglosemar/Yuhan Perdana
JALIN SILATURAHMI-Sejumlah jamaah Ar-Raudhah mengikuti kegiatan halal bihalal sekaligus peresmian gedung Majelis Ar-Raudhah di kawasan Semanggi, Pasar Kliwon, Rabu (21/8) malam. Joglosemar/Yuhan Perdana

PASAR KLIWON– Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah meresmikan gedung baru di kawasan Semanggi, Pasar Kliwon, Rabu (21/8) malam. Peresmian itu dihadiri ribuan orang dari berbagai kota.

Selain meresmikan gedung baru, acara tersebut sekaligus merupakan kegiatan halal bihalal dan peluncuran buku terbaru dari Pimpinan Majelis Ar-Raudhah, Habib Noval bin Muhammad Alaydrus yang berjudul Secangkir Kopi Hikmah.

Dalam peluncuran buku ini, dicetak sebanyak 3000 lembar buku yang bisa menjadi petuah-petuah dan tuntunan bagi para jemaah anggota majelis.

Salah seorang panitia kegiatan, Muhammad Nurazzam berharap dengan adanya peresmian gedung baru ini, dapat digunakan jemaah untuk pengajian bersama. “Gedung yang kami bangun ini pun tempatnya cukup luas, sehingga cukup untuk menampung banyaknya jemaah yang hadir. Karena hampir setiap pekan tempat ini kami gunakan pengajian bersama,” jelasnya.

Baca Juga :  Seribuan Guru SD dan SMP di Solo Jalani Tes Urine

Dirinya mengakui, sampai saat ini jemaah yang hadir bukan hanya dari Solo. Melainkan juga dari Semarang, Yogyakarta, Magetan, dan masih banyak lagi. “Kami yakin ke depan akan lebih banyak lagi jemaat dari luar Solo yang akan bergabung bersama kami, karena memang tujuan kami yang utama adalah merangkul lebih dan lebih banyak lagi umat Islam,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Wakil Walikota Surakarta, Achmad Purnomo mengaku sangat mengapresiasi kegiatan pengajian di tempat ini. “Saya tak menyangka di usianya yang masih cukup muda, Habib Noval bin Muhammad Alaydrus mengabdikan dirinya untuk penyebar kebenaran kepada sesama. Terlebih lagi dirinya juga membuat sebuah buku, semangat inilah yang perlu kita tiru,” ujarnya.

Baca Juga :  Kisah Pelatih Paskibraka Kota Solo. Belajar dari Buku, Tegas Terapkan Kedisplinan

Purnomo pun mengaku tidak heran jika setiap kali mengadakan pengajian, jumlah jemaah semakin bertambah. Mengingat cemarah dari Habib yang mampu dicerna dan dipahami oleh para jemaah. “Bukan tak mungkin jika ke depan banyak jemaah yang menyukai petuah Habib Noval bin Muhammad Alaydrus, sehingga bukan tak mungkin pula cita-cita beliau untuk mewujudkan Solo sebagai kota santri mampu diwujudkan,” imbuhnya. Raditya Erwiyanto

BAGIKAN