Hari Ini, Warga Jatim Pilih Gubernur

Hari Ini, Warga Jatim Pilih Gubernur

226
Distribusi Logistik Pilgub Jatim 2013
Distribusi Logistik Pilgub Jatim 2013

SURABAYA-Sebanyak 30.034.249 warga Jatim akan menentukan pemimpinnya dalam pemilihan gubernur (Pilgub), pada Kamis (29/8), hari ini. Pilgub ini diikuti empat pasangan yakni pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf, Eggi Sudjana-M Sihat, Bambang DH-Said Abdullah dan Khofifah Indar Parawansa-Herman.

Dari empat pasangan ini, hanya dua pasang calon gubernur (Cagub) Soekarwo dan Bambang Dwi Hartono yang tercatat sebagai warga Surabaya. Rencananya, Soekarwo akan menggunakan hak pilihnya di TPS 26 Kelurahan Manyar Sabrangan, Kecamatan Mulyorejo. Kemudian, Cagub Bambang DH di TPS 07 Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Jambangan. Sedangkan, Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Muhammad Sihat akan menyalurkan hak pilihnya di kawasan Menganti.  “Yang lain tidak bisa mencoblos karena tidak ber-KTP Jawa Timur,” kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi Najib Hamid seperti dikutip Tempo.co, Rabu (28/8).

Menurut Najib, mereka yang bukan penduduk Jatim memang bisa mencalonkan diri sebagai kepala darah atau wakil kepala daerah. Hanya, saat pencoblosan tidak bisa menggunakan hak suara karena mereka tidak masuk dalam daftar pemilih tetap. Saifullah Yusuf meski tinggal di Surabaya tapi masih ber-KTP Jakarta. Demikian pula dengan Said Abdullah. Pria asli Sumenep itu tercatat sebagai penduduk Jakarta. Sedangkan Eggi tinggal dan ber-KTP Jakarta. Kemudian, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja juga dipastikan tidak bisa mencoblos karena keduanya ber-KTP Jakarta.

Menjelang Pilgub, Cagub Soekarwo akan sungkem dan meminta doa restu ke mertuanya sebelum melakukan coblosan. “Saya dan keluarga mau ke orangtua istri dan meminta doa restu sebelum ke tempat pemungutan suara (TPS) besok pagi (hari ini-red),” ujar Soekarwo kepada wartawan di Surabaya, Rabu (29/8), pagi.

Calon gubernur petahana tersebut dijadwalkan akan menyalurkan hak pilihnya di TPS 26 kawasan Kertajaya Surabaya. Rencananya, ia akan berangkat dari rumah dengan istri beserta anak-anaknya. Soekarwo mengaku tak ada persiapan khusus menjelang pencoblosan selain berdoa dan meminta restu dari keluarga dan orangtua.

Sementara itu, hal yang sama dilakukan Cawagub, Saifullah Yusuf. Ia mengaku tidak memiliki ritual khusus selain berdoa di sela-sela Salat Tahajud bersama keluarga di kediamannya. “Berdoa merupakan salah satu usaha yang paling mujarab. Tanpa ridho Allah SWT, tidak mungkin semua akan terlaksana dengan baik,” kata mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal era Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I tersebut.

Demikian halnya, Cagub PDIP, Bambang DH mengaku tak memiliki persiapan khusus menjelang pencoblosan. “Tidak ada persiapan atau ritual khusus. Semua berjalan seperti biasa dan menyerahkan apapun hasilnya kepada Allah SWT,” ujar Bambang DH.

Ketua Tim Pemenangan Bambang-Said, yang juga Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung akan memimpin secara langsung. Pramono optimis calon yang diusungnya bakal menenangi dalam Pilgub tersebut. Selain didulang suara dari daerah mataraman, perolehan suara kemenangan juga diperkirakan dari daerah tapal kuda dan Madura. “Kita yakin pasti menang di atas 30 persen,” ujarnya.

Pramono menerangkan, pasangan Bambang-Said awalnya dipandang sebelah mata dan mendapatkan suara rendah di daerah tapal kuda seperti Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Lumajang, Jember, Bondowoso hingga Banyuwangi. Namun, dengan bekerjanya mesin politik PDIP hingga ke tingkat ranting serta turunnya tokoh nasional sebagai juru kampanye seperti Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Gubernur DKI Jakarta Jokowi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo termasuk dirinya yang juga Wakil Ketua DPR RI. “Respons masyarakat sangat luar biasa. Dan kami melihat antusiasme pasangan Bambang-Said dan hasil survei yang kami miliki sendiri, kami menyakini peluang pasangan ini cukup besar,” tuturnya.

Guna mengamankan jalannya Pilgub, Polda Jatim menerjunkan 26.531 personel mengamankan 71.091 TPS. Kemarin, 1.821 personel mulai digeser ke Polres Jajaran yang kekurangan personel pengamanan.  Sebanyak 2/3 kekuatan pasukan dari 26.000 personel ini akan ditempatkan di beberapa wilayah.

Karo Ops Polda Jatim Kombes Pol Abdul Gofur menjelaskan, selama menjaga proses pencoblosan Pilgub Jatim para personel polisi ini tidak dipersenjatai. “Dalam pengamanan ini semua personel tidak dipersenjatai,” katanya. Antara | Detik | Eko Susanto

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR