Hindari Masalah Kram Dalam Perjalanan

Hindari Masalah Kram Dalam Perjalanan

374
ilustrasi
ilustrasi

Hampir semua orang pasti pernah mengalami Kram Otot (Kejang otot). Kram otot merupakan peristiwa kejang otot dengan tanda kekakuan dan nyeri pada otot yang biasanya berlangsung beberapa detik sampai beberapa menit .  Kram otot bersifat lokal, maksudnya terjadi pada  area tubuh tertentu. Paling sering adalah betis, leher dan perut. Kejadian kram merupakan kejadian yang sangat menyakitkan dan sering terjadi pada saat aktivitas fisik yang berat. Baik itu aktivitas dinamis atau bergerak maupun aktivitas statis diam.

Spesialis kedokteran fisik dan Rehabilitasi, Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta, Dr Sondang Rexano, SpKFR menjelaskan, kram pada otot betis bisa dialami oleh orang yang sedang berjalan jauh atau berlari, bisa juga dialami oleh orang yang sedang duduk atau berdiri lama bahkan orang yang sedang tidur. “Jadi kram tidak melulu terjadi pada orang yang sedang bergerak,” jelasnya.

Dikatakannya, kondisi menyetir lama apalagi pada situasi macet, di mana kaki harus sering memainkan pedal rem dan menginjak serta menahan pedal kopling sering menyebabkan timbulnya kejadian kram. Ini merupakan situasi yang sangat membahayakan karena dapat memicu timbulnya kecelakaan lalu-lintas akibat ketidakmampuan menguasai kendaraan akibat serangan kram otot. “Kram ini bisa menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Kram otot ini terjadi karena beberapa sebab, di antaranya, kelelahan otot akibat bekerja terus menerus dalam waktu lama. Gangguan keseimbangan elektrolit akibat banyak berkeringat atau diare juga bisa menyebabkan kram otot. Kehilangan cairan tubuh berlebih akibat kelelahan atau suhu udara tinggi, kurang minum atau lupa minum juga bisa menjadi penyebab kram otot. Selain itu, kurang pemanasan atau latihan peregangan pada saat memulai aktivitas, ditambah lagi dengan kondisi dan posisi tubuh yang monoton (diam) dalam waktu yang terlalu lama juga bisa memicu kram otot. “Penyebab kram otot ini ada beberapa hal,” jelasnya.

Sementara untuk mengatasi kram tergantung pada otot tubuh mana yang mengalami kram. Bila yang mengalami kram adalah otot betis tindakan yang bisa kita lakukan adalah dengan melenturkan kaki, tekuk jari-jari kaki ke arah atas. Jika rasa sakitnya tidak tertahankan, pegang jari-jari kaki Anda dan tarik ke arah lutut. Pada saat yang sama, pijat betis Anda dengan lembut untuk mengurangi kekakuan otot. Jangan lakukan pijatan yang terlalu keras, karena akan membuat kram makin hebat. Jika kram tidak terlalu menyakitkan, cobalah berjalan-jalan perlahan dengan tumit Anda sebagai tumpuan. Tri Sulistiyani

BAGIKAN