JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Indonesia Perpanjang Kemenangan Atas Filipina

Indonesia Perpanjang Kemenangan Atas Filipina

373
BAGIKAN
TIMNAS MENANG-Pemain Timnas Indonesia Boas Salossa (kiri) saat mencoba meloloskan diri dari kawalan pemain Timnas Philipina Jeffrey Christeaens (kanan)  pada laga uji coba di Stadion Manahan Solo, Rabu (14/8)malam. Pertandingan berakhir dengan skor (2-0) dengan kemenangan Timnas Indonesia. Joglosemar|Budi Arista Romadhoni
TIMNAS MENANG-Pemain Timnas Indonesia Boas Salossa (kiri) saat mencoba meloloskan diri dari kawalan pemain Timnas Philipina Jeffrey Christeaens (kanan) pada laga uji coba di Stadion Manahan Solo, Rabu (14/8)malam. Pertandingan berakhir dengan skor (2-0) dengan kemenangan Timnas Indonesia.
Joglosemar|Budi Arista Romadhoni

SOLO-Tim Nasional (Timnas) Indonesia akhirnya merasakan kemenangan setelah menundukan Timnas Filipina dalam laga persahabatan yang dilangsungkan di Stadion Manahan Solo, Rabu (14/8) malam. Tim Merah Putih berhasil unggul 2-0 atas Filipina dan menutup paceklik kemenangan di lima laga terakhir. Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor kemenangan skuad Garuda atas The Azkals, julukan Filipina.

Gol untuk Indonesia dihasilkan lewat tendangan striker Greg Nwokolo di menit 30 dan sundulan M Roby di menit 67. Atas keberhasilan tim asuhannya meraih kemenangan kali ini, pelatih Timnas Indonesia, Jacksen F Tiago mengaku bangga, termasuk dengan kerja sama tim yang telah ditunjukkan Boaz Salosa dkk. Menurut Jacksen persiapan yang dilakukan Timnas termasuk minim, namum hasilnya mampu berbuah manis.

“Penampilan tim kami lihat sangatlah bagus. Persiapan untuk melawan China pun kini semakin matang. Semoga ke depannya Indonesia mampu meraih kemenangan saat menghadapi China dalam kualifikasi Piala Asia di bulan Oktober mendatang,” jelas mantan pemain Persebaya Surabaya itu dalam sesi jumpa pers seusai pertandingan, Rabu (14/8).

Di lain pihak, pelatih Timnas Filipina, Hans M Weiss, turut memuji permainan Indonesia. Menurutnya, Indonesia memang pantas untuk menang. Hans juga mengungkapkan kekagumannya atas dukungan yang diberikan suporter Indonesia yang dinilai sangat luar biasa.

“Pertama kami ucapkan selamat kepada Indonesia atas kemenangannya. Pertandingan malam ini adalah permainan yang bagus. Kami juga meminta maaf kepada pendukung kami yang tidak bisa bermain dengan cukup baik,” ujarnya.

Ditambahkan kapten Filipina, Robert Gier, timnya mengalamai kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh dari Filipina ke Indonesia. Belum lagi jadwal penerbangan yang sempat mengalami keterlambatan. Hal tersebut menyebabkan menurunnya stamina pemain sehingga permainan tim menjadi tidak maksimal.

“Kami sebenarnya sudah mempersiapkan tim 100 persen untuk pertandingan ini. Namun karena terkendala penerbangan jauh dan kelelahan, permainan tim menjadi kurang maksimal,” paparnya.

Sebagaimana telah diperkirakan banyak pihak sebelumnya, coach Jacksen langsung menurunkan pemain dari klub Almere City, Stefano Lilipaly sejak menit pertama. Bersama Boaz Salosa dan Greg Nwokolo, ketiganya dipercaya membangun lini serang skuad Garuda untuk menembus pertahanan Filipina.

Lilipaly yang mendapat kepercayaan tampil menit awal pun langsung menunjukkan kualitasnya dengan membuka peluang di menit 7 dan 10. Namun sayang, pemain yang baru sehari bergabung dengan Timnas itu belum mampu membuahkan hasil.

Timnas kembali mendapatkan peluang emas di menit 15 melalui umpan Ruben Sanadi ke dalam kotak penalti, Greg yang mendapat bola memberikan umpan manis kepada Boaz. Sayang, tendangan pemain Persipura Jayapura itu masih melambung meskipun tanpa kawalan.

Gol yang ditunggu akhirnya datang di menit 30. Berawal dari umpan lini tengah kepada Lilipaly, dengan tenang pemain naturalisasi itu memberikan umpan ke depan gawang yang langsung disambar mantan bomber Persis Solo, Greg Nwokolo dan membawa Indonesia unggul satu gol. Skor bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, strategi yang diterapkan oleh Jacksen F Tiago tidak berubah. Para penggawa Merah Putih terus gencar melakukan serangan yang semakin merepotkan lini pertahanan Filipina. Indonesia menggandakan keunggulan di menit 65 setelah sepak pojok Ahmad Bustomi berhasil dikonversi menjadi gol oleh M Roby, setelah sebelumnya bola dibelokkan oleh Titus Bonai.

Unggul dua gol tak membuat Tim Merah Putih mengendurkan serangan. Terbukti, Jacksen justru kembali memasukan pemain muda seperti Andik Vermansyah serta Vendri Mofu guna menambah daya gedor lini depan. Tambahan amunisi tersebut langsung berdampak positif. Beberapa peluang sempat tercipta dari lini depan Garuda. Akan tetapi peluang emas tersebut tidak mampu dimaksimalkan menjadi gol.

Di menit terakhir tambahan waktu, peluang emas tercipta dari kaki Patrick Wanggai, akan tetapi tendangan itu hanya mengenai tiang gawang dan bola muntah ke luar gawang. Bertepatan dengan itu wasit asal Myanmar, Win Chin, meniup peluit panjang tanda akhir pertandingan.

Kemenangan 2-0 yang dicatatkan Indonesia semalam makin mengukuhkan dominasi Tim Merah Putih atas Filipina. Indonesia kini tak terkalahkan di 23 kali pertemuan dengan The Azkals.

Sebelum pertemuan di Stadion Manahan kemarin malam, Indonesia dan Filipina telah bertemu 22 kali. Berdasarkan statistik yang dicatat oleh Record Sport Soccer Statistic Federation (RSSSF), Indonesia memenangi 20 pertemuan di antaranya dan dua kali bermain imbang.

Kekalahan memang pernah didapat Indonesia dari Filipina. Namun, Indonesia kala itu masih bernama Hindia Belanda. Laga itu sendiri digelar pada 19 Mei 1934 dan dimenangi oleh Filipina dengan skor 3-2.  Ronald Seger Prabowo | Detik