JOGLOSEMAR.CO Foto Kagama Bagi-bagi Sarung Gratis

Kagama Bagi-bagi Sarung Gratis

302
BAGIKAN
BERBAGI SARUNG LEBARAN--Gubernur Jawa Tengah terpilih, Ganjar Pranowo (tengah) didampingi Wakil Walikota Solo, Achmad Purnomo membagikan sarung saat digelar kegiatan Berbagi Sarung Lebaran Untuk Sahabat di Bundaran Gladag, Solo, Senin (5/8). Sebanyak lebih dari 500 sarung dibagikan dalam kegiatan tersebut. Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
BERBAGI SARUNG LEBARAN–Gubernur Jawa Tengah terpilih, Ganjar Pranowo (tengah) didampingi Wakil Walikota Solo, Achmad Purnomo membagikan sarung saat digelar kegiatan Berbagi Sarung Lebaran Untuk Sahabat di Bundaran Gladag, Solo, Senin (5/8). Sebanyak lebih dari 500 sarung dibagikan dalam kegiatan tersebut. Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

PASAR KLIWON- Ratusan masyarakat miskin yang kebanyakan tukang becak menerima bingkisan sarung dan baju batik dari Keluarga Alumni Gajah Mada (Kagama) Solo di Bundaran Gladag, Senin (5/8).  Hal itu sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat miskin sekaligus untuk menyambut Lebaran.

Bahkan, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) terpilih Ganjar Pranowo hadir dan ikut membagi-bagikan sarung kepada masyarakat. Aksi itu membuat masyarakat antusias berebut ingin bersalaman.

Ketua Kagama Solo, Budi Suharto mengatakan, pembagian sarung itu rutin setiap tahun menjelang Lebaran dan tahun ini merupakan agenda yang kelima. Ada sekitar 705 sarung yang dibagikan, yang merupakan sumbangan para anggota Kagama. Tahun ini jumlahnya lebih banyak dari tahun sebelumnya yang  hanya 600-an sarung.

“Semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk Lebaran nanti,” ujarnya saat ditemui di sela-sela pembagian sarung di  Gladag, Senin (5/8).

Menurutnya,  sarung yang diberikan, karena sarung identik dan multifungsi bagi masyarakat, serta lebih luwes saat digunakan. Tahun ini selain sarung  juga 150 baju batik. Semua itu sumbangan dari anggota Kagama di Solo.

“Ke depan jumlahnya bisa bertambah nanti kami komunikasikan ke para anggota yang  lain,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Surakarta itu.

Pembagian sarung tetap menyasar pada masyarakat miskin. Meski tak sebanding dengan jumlah warga miskin di Solo, namun menurut Budi,  paling tidak hal itu bisa berkontribusi untuk meringankan masyarakat kecil.

Gubernur Jateng dan Dewan Pembina Kagama, Ganjar Pranowo mengatakan, ke depan kontribusi ke masyarakat tak hanya dalam bentuk barang, tapi juga pikiran untuk permasalahan yang ada Jateng ini.

“Bahkan ini tidak hanya di Solo saja, tapi juga di daerah-daerah lain, mereka minta saya hadir makanya saya hadir,” terang lulusan Fakultas Hukum UGM itu.

Salah seorang warga, Agus Sardono (55) senang dapat sarung gratis. Nanti sarung itu akan dipakai saat Lebaran. “Kalau beli sendiri sangat mahal. Mau tak pakai untuk salat idul fitri,” ujarnya. * Ari Welianto