JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Hukum & Kriminal Kapolres: Waspadai Transaksi Upal pada Malam Hari

Kapolres: Waspadai Transaksi Upal pada Malam Hari

369
BAGIKAN
Ilustrasi
Ilustrasi

SRAGEN—Jajaran Polres Sragen mengimbau masyarakat agar mewaspadai peredaran uang palsu (Upal) menyusul terungkapnya serangkaian jaringan pengedar Upal di beberapa wilayah belakangan ini. Imbauan kewaspadaan juga dilontarkan mengingat tingginya transaksi dan peredaran uang menjelang hari raya yang biasanya rentan dimanfaatkan oleh oknum pengedar Upal.

Kapolres Sragen, AKBP Dhani Hernando mengatakan menilik tren yang ada, biasanya potensi peredaran Upal memang cenderung meningkat menjelang hari raya. Oleh karenanya masyarakat dituntut lebih hati-hati dalam menjalankan transaksi, terutama saat menerima uang pecahan bernilai besar yang biasanya banyak dipalsukan.

“Khususnya bagi pedagang harus lebih hati-hati kalau menerima uang pecahan seratusan ribu atau lima puluh ribuan dari orang tak dikenal. Harus dicek dulu keasliannya. Kalau memang meragukan lebih baik jangan diterima,” paparnya kepada Joglosemar, Jumat (2/8).

Kewaspadaan ekstra dinilai perlu terutama pada saat bertransaksi pada malam hari. Ini dikarenakan tren yang berkembang, pengedar Upal biasanya memanfaatkan kelengahan korban pada malam hari. Selain itu, kalangan pedagang di pasar-pasar tradisional biasanya sangat rentan menjadi sasaran untuk oknum pengedar Upal. Oleh karenanya, kendati sejauh ini belum ditemukan adanya peredaran Upal di Sragen, antisipasi dan kewaspadaan mutlak diperlukan untuk mengantisipasi agar tidak menjadi korban.

“Maka dari itu, kami imbau untuk pedagang atau siapa saja kalau sekiranya menerima uang yang meragukan segera laporkan ke aparat kepolisian terdekat,” terang Kapolres.

Selain antisipasi Upal, guna menekan tindak kriminal menjelang hari raya, Polres juga akan meningkatkan upaya pengamanan di tempat-tempat publik seperti di ATM dan toko emas. Nantinya, setiap lokasi publik yang berpotensi menjadi pusat massa akan ditempatkan personel pengamanan.

Mengenai penembak jitu, Kapolres mengatakan memang tidak ada tim khusus yang akan diterjunkan. Akan tetapi ia memastikan seluruh personel pengamanan sudah dilengkapi dengan senjata dan memiliki kemampuan menembak. Wardoyo