JOGLOSEMAR.CO Foto Kekeringan Makin Terasa, Sehari Beli 10 Tangki Air

Kekeringan Makin Terasa, Sehari Beli 10 Tangki Air

343
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

WONOGIRI-Kekeringan di wilayah Wonogiri bagian selatan kian terasa. Kini makin banyak warga yang membeli air dari tangki milik swasta maupun dari tangki milik pemerintah yang ada di sejumlah kecamatan. Setidaknya, hal itu mulai terjadi di Kecamatan Paranggupito dan Giritontro.

“Sudah banyak warga sini yang beli air tangki. Sehari bisa sepuluh tangki di satu dusun. Sudah sejak habis Lebaran mulai banyak yang beli air di tangki,” kata Widi Hartono, Kadus Guntur, Desa Gunturharjo, Kecamatan Paranggupito, Minggu (18/8).

Air di sejumlah telaga pun hampir habis dan sudah tidak layak konsumsi karena keruh dan berlumut. Beberapa telaga bahkan sudah kering. Air hujan di bak penampung warga juga sudah banyak yang menipis dan habis.

Camat Giritontro, Joko Waluyo mengatakan hal serupa juga kian dirasakan warga di lima desa/kelurahan yang setiap tahun menjadi langganan kekurangan air bersih saat kemarau.

“Makin banyak yang membeli. Mencari tahu informasi bantuan ke pemerintah sudah, tapi belum ada alokasi bantuan,” jelas dia.

Terpisah, Direktur PDAM Giri Tirta Sari Wonogiri, Sumarjo mengatakan, pompa air di Sumber Waru di Desa Gunturharjo, Paranggupito, rencananya akan mulai dihidupkan dalam pekan ini. Pompa ini memang beroperasi saat kemarau saja.

Pengoperasian pompa air itu sendiri, jelasnya, memang merupakan permintaan dari warga. Pihaknya pun saat ini tengah menyetel ulang angka di meteran warga. “Memang belum semua dusun bisa mendapat air dari sumber ini, tapi setidaknya membantu. Pipa saluran juga masih dalam pengecekan petugas. Pekan ini mungkin sudah bisa dioperasikan,” kata dia.

Seperti diberitakan, setiap tahun sebanyak 39 desa/kelurahan di delapan kecamatan masuk sebagai wilayah rawan kekurangan air bersih tiap kemarau. Empat kecamatan yang paling merasakan dampak kemarau di antaranya Kecamatan Paranggupito, Giritontro, Pracimantoro, Eromoko. Eko Sudarsono