JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Kenang Masa Perjuangan dengan Keroncong

Kenang Masa Perjuangan dengan Keroncong

281
BAGIKAN

SOLO-Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-68, Komunitas Keroncong Solo menggelar pertunjukan musik keroncong di Balai Soedjatmoko, Sabtu (23/8) malam. Acara bertajuk Keroncong Kemerdekaan itu menampilkan lima penyanyi lokal beserta kelompok musik keroncong Orkest Baik Hati asal Serengan.

Beberapa lagu seperti Lambaian Sang Merah Putih dan Sepasang Mata Bola dinyanyikan dengan iringan biola, flute, cak, cuk, cello, gitar, dan bas betot.

Salah satu panitia penyelenggara yang juga bertindak sebagai pengurus Balai Soedjatmoko, Yunanto Sutyastomo mengatakan, pertunjukan musik keroncong dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI baru dilakukan pertama kali. “Sebenarnya di sini (Balai Soedjatmoko-red) setiap Jumat ketiga ada pertunjukan musik keroncong dan jazz. Berhubung Jumat kemarin itu malam tirakatan jadi pertunjukannya digelar bertepatan tanggal 17. Jadi dipaske gitu,” ujarnya.

Menurut Yunanto, musik keroncong telah ada di zaman perjuangan. Hal itulah yang menyebabkan panitia memilih musik keroncong sebagai genre musik yang ditampilkan. Selain ingin memberikan hiburan, pertunjukan bertujuan menarik minat kaum muda untuk mencintai musik khas dalam negeri.

Ia pun memiliki wacana untuk meningkatkan rasa cinta kaum muda pada keroncong. “Ada wacana lomba cipta lagu keroncong dengan sasaran para muda-mudi. Lagu yang diciptakan tak lagi keroncong kaku tapi bisa dimodifikasi,” tuturnya.

Sebagai wadah musik keroncong, Himpunan Artis Musik Keroncong Indonesia (HAMKRI) Surakarta mendukung para stakeholder yang mengadakan pertunjukan keroncong. “Kalau diluar kegiatan reguler atau event ada stakeholder yang mengadakan, kami mendukung dan memotivasi mereka. Kami juga memberi kesempatan dan motivasi bagi yang belum mencintai keroncong,” kata Wartono, Wakil Ketua HAMKRI cabang Surakarta. Bernadheta Dian Saraswati