JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Market Konsep Night Market Ngarsopuro Diusung ke Jakarta

Konsep Night Market Ngarsopuro Diusung ke Jakarta

610
BAGIKAN
ngarsopuro
ngarsopuro

SOLO- Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota DKI Jakarta bertandang ke Kota Solo untuk melakukan studi banding terkait pembinaan UKM. Dari sejumlah lokasi peninjauan, konsep Night Market Ngarsopuro dianggap layak untuk diterapkan pada Night Market di Jakarta.

Menurut Ratnaningsih, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kota DKI Jakarta, kedatangannya ke Kota Solo untuk studi banding terkait pemberdayaan UKM. “Kami ke sini studi banding terkait perkembangan produk UKM antara Solo dengan Jakarta. Karena seperti yang kita tahu dahulu Jokowi dikenal sebagai pemerhati UKM, sehingga Solo kami jadikan sebagai lokasi tolok ukur, dan sejauh ini bagus sekali,” terangnya ketika dijumpai Joglosemar di sela kegiatannya memantau pedagang Night Market Ngarsopuro, Sabtu (17/8).

Dijelaskan Ratna, dari sejumlah kota besar, yang dikunjungi, pembinaan UKM di Solo dianggap sesuai jika diterapkan ke Jakarta. “Kami telah melakukan studi banding di Bandung, Yogyakarta, serta Solo. Dan Solo, dengan konsep Night Market Ngarsopuronya kami anggap paling teratur dan cocok kalau diterapkan di Jakarta. Selain itu, Kota Solo memang dikenal dengan pemberdayaan UKM-nya yang baik,” ujarnya.

Ratna mengungkapkan, kini Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan DKI Jakarta sedang menyiapkan pendirian Night Market, yang rencana akan dibuka pada akhir September. “Rencanya kami akan membuka Night Market atau Pasar Malam Jakarta (PMJ) dengan konsep seperti Night Market Ngarsopuro, yang buka tiap Sabtu malam. Kami akan menggandeng para UKM khas Jakarta dari berbagai bidang, seperti kuliner, handicraft, serta garmen, yang berkapasitas sekitar 400 hingga 500 pedagang. Untuk lokasinya akan ditempatkan di sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat,” paparnya.

Di lokasi yang sama, Nur Haryani, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Solo mengatakan, pihaknya bangga konsep Night Market Ngarsopuro dianggap berhasil oleh kota lain. “Saya senang Night Market Ngarsopuro bisa dikenal baik oleh kota lain. Ini membuktikan konsep Night Market Ngarsopuro dianggap sukses,” ucapnya.

Dilanjutkan Nur, positifnya kesan yang diberikan kota lain, membuat pihaknya berharap keberadaan Ngarsopuro dapat menjadi wadah pelaku UMKM untuk meningkatkan omzet, mengembangkan promosi dan mendapatkan akses pasar yang lebih baik.

Menambhakan, Sigit Sujatno, Ketua Paguyuban Night Market Ngarsopuro, pihaknya bangga Night Market Ngarsopuro dapat dicontoh kota lain. “Saya bangga, ini menandakan usaha pemerintah Kota Solo untuk meningkatkan kesejahteraan UMKM mulai terwujud. Saya berharap Ngarsopuro ke konsep awal, yang tidak hanya sekedar menarik pengunjung untuk membeli saja, namun hingga mengajak pembeli datang ke rumah untuk melihat proses produksi,” imbuhnya.  Paramita Sari Indah