JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Laka Bus, Polisi Belum Tentukan Tersangka

Laka Bus, Polisi Belum Tentukan Tersangka

362
BAGIKAN
Ilustrasi
Ilustrasi

BOYOLALI- Polisi belum menentukan tersangka kasus kecelakaan maut yang menewaskan ibu dan anaknya yang masih Balita, yang terlindas bus PO Sugeng Rahayu di jalan Solo-Semarang, tepatnya di Desa Penggung Boyolali Kota kemarin, Kamis (1/8).

Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto melalui Kasatlantas AKP Alil Rinenggo mengungkapkan, meski kesimpulan awal kecelakaan dipicu karena kurang hati-hatinya pengemudi sepeda motor yang tak lain suami korban tewas, namun pihaknya menyatakan masih terus mendalami kasus kecelakaan tersebut. “Tersangka belum ada dan penyebab kecelakaan masih kami dalami,” ungkap Kasatlantas, Jumat (2/8).

Dijelaskannya, sesuai dengan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, kecelakaan tragis tersebut terjadi lantaran Ahmad Syahrudin (33), warga Dukuh Pringwetan RT 03/01, Desa Jogosetran, Kecamatan Kalikotes, Klaten, berusaha mendahului bus Sugeng Rahayu dari kiri, yakni dengan keluar dari badan jalan. Namun nahas, saat hendak kembali ke badan jalan ternyata sepeda motornya terjatuh karena beda tinggi bahu jalan dengan badan jalan. Tragisnya, istri dan anaknya, yakni Tri Sunarni (35) dan Aprilia (2), terjatuh ke tengah jalan tepat di depan roda belakang bus dan akhirnya terlindas dan tewas.

Menurut Kasat, pihaknya juga mempertimbangkan sisi kemanusiaan sehingga belum menetapkan status tersangka atas kasus kecelakaan tersebut. Faktor kemanusiaan tersebut terutama mengingat Ahmad kehilangan dua orang keluarga tercintanya.

Sementara untuk pihak PO Sugeng Rahayu menurut Kasat sampai saat ini masih dalam pemeriksaan. Meskipun dari keterangan saksi-saksi posisi bus saat kejadian tidak salah, namun untuk kemanusiaan PO Sugeng Rahayu memberikan santunan pada keluarga korban.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, ibu dan anak tewas terlindas bus PO. Sugeng Rahayu, Kamis (1/8) pagi. Kecelakaan tepatnya terjadi di Dukuh/Desa Penggung, Kecamatan Boyolali Kota. Kronologis kejadian berawal sekitar pukul 07.05 WIB, korban Tri Sunarni dan Aprilia, tengah diboncengkan suaminya Ahmad Syahrudin (33) bersama anak laki-lakinya, Alvin (4). Mereka berboncengan empat mengendarai sepeda motor Suzuki AD 6570 TJ. Dalam perjalanan pulang dari rumah saudara di Grobogan tersebut, Mereka terlibat kecelakaan yang menyebabkan tewasnya Tri Sunarni dan Aprilia akibat terjatuh dan terlindas bus PO Sugeng Rahayu. Krisna Kartika S