JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Lebaran, Pasar Klewer Tutup

Lebaran, Pasar Klewer Tutup

365
BAGIKAN
Pasar Klewer
Pasar Klewer

PASAR KLIWON – Kendati Dinas Pengelola Pasar (DPP) Kota Surakarta meminta agar pasar tradisional tetap buka sana Lebaran, namun Pasar Klewer memilih tutup dua hari, yakni Kamis (8/8) dan Jumat (9/8).  Pasar tersebut akan buka lagi seperti biasa, Sabtu  (10/8). Untuk itu, pedagang lewat Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) akan mengirimkan surat permohonan izin ke DPP.

“Lebaran kami (Pasar Klewer-red) tutup dua hari, Kamis dan Jumat dan itu sudah rutin setiap tahun. Kami akan kirimkan surat izin ke DPP untuk tutup saat Lebaran,” ujar Humas HPPK, Kusbani, Selasa (6/8).

Menurutnya, mereka terpaksa tutup, karena pemilik kios di Pasar Klewer banyak memiliki tenaga kerja yang berasal dari luar Solo. Sehingga memberikan kesempatan mereka untuk berkumpul dengan keluarga saat Lebaran nanti. Memang ada yang ada beberapa kios buka tapi diputuskan untuk tutup saja biar lebih aman dan buka Sabtu (10/8).

Kan di sini itu banyak karyawan dari luar kota, kasihan kalau lebaran tetap masuk. Jadi biar mereka bisa menikmati suasana Lebaran bersama keluarga, kalau pedagang kaki lima (PKL) di luar pasar memang tetap buka sedangkan di dalam tutup,” papar dia.

Walaupun kondisi pasar tutup, pengamanan tetap akan diperketat. Semua pintu masuk tetap ditutup, bahkan sudah berkoordinasi dengan petugas keamanan untuk meningkatkan pengamanan selama Lebaran.

“Di sini kan sudah punya  pasukan pengamanan masyarakat swakarsa (Pam Swakarsa) yang selalu berjaga saat malam hari. Selain itu juga meminta aparat kepolisian untuk mengamankan 10 hari sebelum dan sesudah Lebaran, ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap dia.

Salah seorang pedagang, Muflikhatin mengatakan jika lebaran tutup sudah dari dulu. Walaupun kiosnya tutup tapi tetap bisa berkomunikasi dengan pelanggan yang tidak harus di pasar. “Dari dulu sudah tutup kalau PKL yang di depan memang buka tapi itu tidak masalah. Tutup saja banyak pelanggan yang menghubungi, kan tidak harus di pasar,” kata dia.

Sementara itu, Kepala DPP Kota Surakarta, Subagiyo menyatakan meminta pasar tradisional tetap membuka saat Lebaran. Karena ini sesuai peraturan daerah (Perda) perlindungan pasar itu yang mana salah satunya berisi tidak ada hari libur.

“Kami tetap memberikan pelayanan masyarakat saat Lebaran. Ada bakul atau tidak ada bakul kami tetap berikan pelayanan,” imbuh dia.

Subagiyo menambahkan, itu sudah disosialisasikan ke paguyuban pasar dan mereka pun menyatakan akan buka. Seperti, Pasar Gede maupun Pasar Legi. Nanti petugas pasar pun tetap ada dari Pukul 05.00 WIB sampai Pukul 18.00 WIB.

Kan biasanya saat lebaran banyak masyarakat yang tetap belanja. Petugas sudah kami siapkan di 43 pasar di Solo,” ujar dia. * Ari Welianto