JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Listrik Tenaga Mikro Hidro Masuk Study Kelayakan

Listrik Tenaga Mikro Hidro Masuk Study Kelayakan

1134
BAGIKAN
AIR TERJUN-Lokasi air terjun Girimanik di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo mulai dilakukan studi kelayakan untuk dijadikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro. Foto diambil beberapa waktu lalu. Joglosemar | Eko Sudarsono
AIR TERJUN-Lokasi air terjun Girimanik di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo mulai dilakukan studi kelayakan untuk dijadikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro. Foto diambil beberapa waktu lalu. Joglosemar | Eko Sudarsono

WONOGIRI-Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) mulai dilakukan studi kelayakan oleh tim dari universitas. Jika nantinya dinyatakan layak akan menghasilkan listrik untuk kebutuhan sekitar 20 KK di dusun terdekat yang belum berlistrik.

Kabid Geologi Air Tanah dan Energi ,Eka Septaningsih mengatakan studi kelayakan dimulai sejak beberapa hari terakhir.

“Studi dilakukan di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo. Jika memang nanti bisa dimanfaatkan tetapi aliran listrik dihasilkan tidak mencukupi, maka bisa untuk penerangan di sekitar Air Terjun Giri Manik. Modelnya degan menggerakkan kincir air,” ujar Eka, Rabu (28/8).

Menurut dia, aliran air tidak memanfaatkan air terjun yang ada, namun dengan membuat tampungan air yang nantinya akan menggerakkan kincir air. Meski begitu, hasilnya belum bisa diketahui. Dan meski sudah ada hasil studi dan bisa diterapkan, tetap semua tergantung dari anggaran APBD.

Di sisi lain Arso Utoro menambahkan tiap tahun jumlah instalasi biogas permintaan warga terus bertambah. Sejak tahun 2008 ada sekitar 395 instalasi di sejumlah kecamatan, hanya saja hampir seluruhnya rusak karena kurang perawatan.

“Tahun ini ada empat di Keloran, Selogiri dan empat di Giriwono, Wonogiri. Kotoran dua ekor sapi sudah cukup untuk bahan bakar sehari-hari. Biasanya untuk kompor dan saat aliran listrik PLN bisa untuk sumber listrik,” terang dia. Eko Sudarsono