JOGLOSEMAR.CO Lifestyle Kesehatan Makanan Berserat Bisa Lunturkan Kolesterol

Makanan Berserat Bisa Lunturkan Kolesterol

275
BAGIKAN
Sri Maryani, S.Gz --Ahli Gizi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta
Sri Maryani, S.Gz –Ahli Gizi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta

Terlalu banyak kolesterol jahat dalam tubuh tentunya akan berdampak pada kesehatan. Gangguan seputar pembuluh darah bisa jadi akibat menumpuknya kolesterol di dalam tubuh. Ahli Gizi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta, Sri Maryani, S.Gz mengatakan memperbanyak makanan berserat dapat menurunkan kadar kolesterol. “Makanan berserat akan mampu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh,” katanya.

Dikatakannya, serat terdiri dari dua jenis, keduanya penting bagi kesehatan tubuh. Serat jenis pertama yaitu serat yang larut yang banyak terkandung di dalam kacang-kacangan, buah-buahan, dan padi-padian, seperti gandum dan beras. Serat inilah yang disebut jenis penolong jantung karena ditemukan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Disebut serat larut karena larut dalam air dan membentuk gel. Secara teori, karena lemak ini larut, maka ia akan membentuk bahan seperti gel yang mengikat kolesterol dan lemak dan menghalanginya terserap oleh usus. “Sehingga jika bahan tersebut tidak diserap, maka akan dikeluarkan bersama kotoran,” jelasnya.

Sebaliknya, katanya, serat tidak larut, yang ditemukan dalam sayuran, sereal, dan gandum-ganduman. Serat ini tidak membentuk gel. Manfaat utamanya adalah membuat kita teratur membuang air besar. Walaupun kurang efektif untuk menghindari penyerapan lemak dan kolesterol ke dalam aliran darah, serat ini berguna untuk meningkatkan massa dan mempercepat perjalanan bahan-bahan di dalam usus. Jika kita ingin mengatur pola makan yang baik ataupun ingin mulai berdiet maka kita harus menerapkan pola makan tinggi serat. “Serat bisa  diperoleh dengan mengonsumsi padi-padian, gandum, dan harus menjadi landasan diet, dengan sajian antara 6 sampai 11 porsi setiap hari,” terang dia.

Dijelaskannya, untuk mendapatkan serat yang lebih banyak dan nutrisi yang lebih baik, pilihlah gandum atau beras lengkap (artinya yang tidak dibuang kulit arinya), beras merah jauh lebih baik ketimbang yang putih, roti gandum lengkap daripada roti gandum putih. Sayuran harus berjumlah tiga sampai lima porsi per sajian setiap hari, dengan ukuran satu porsi sama dengan satu mangkuk segar atau setengah mangkuk sayuran matang. Sebaiknya sayuran dimakan segar atau dikukus, karena jika direbus cenderung melarutkan vitamin dan mineral. “Semakin berwarna hijau, kuning, dan oranye semakin banyak zat gizi yang terkandung,” ungkapnya.

Sedangkan buah-buahan harus dimakan empat hari sekali. Setiap kali makan setengah mangkuk buah yang diiris, satu gelas jus atau satu buah apel ukuran sedang. Makanlah berbagai macam buah karena akan memperkaya variasi zat gizi yang terkandung di dalam buah, seperti apel, jeruk, jambu, pir, pepaya, dan mangga. Tri Sulistiyani