Makanan Penghancur Kolesterol Jahat

Makanan Penghancur Kolesterol Jahat

1735

jus tomatMakanan yang kita makan sangat mempengaruhi besar kecilnya kandungan kolesterol dalam darah. Jika kita terlalu banyak memakan makanan yang mengandung kolesterol tinggi akan mengakibatkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah dalam sistem kardiovaskuler. Tentunya kondisi ini akan berakibat buruk terhadap kesehatan kita karena terlalu banyak kolesterol menumpuk.

Ahli Gizi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta, Sri Maryani, S.Gz mengatakan, kolesterol baik disebut High-Density Lipoprotein (HDL) sementara kolesterol yang buruk disebut Low-Density Lipoprotein (LDL). HDL yang berfungsi untuk menghilangkan kelebihan LDL dalam darah sehingga membantu mencegah penyakit jantung dan penyakit lainnya. Sebenarnya kolesterol merupakan “lipid” atau lemak tubuh yang penting untuk membuat hormon, aktivitas membran sel, asam empedu, penyerapan vitamin, dan membantu dalam transmisi impuls saraf yang diproduksi di hati dan usus.  “Kalau kolesterol baik  ini dibutuhkan oleh tubuh kita,” ungkapnya.

Sementara kolesterol buruk berkontribusi terhadap penyakit jantung dan penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah.  Jumlah yang normal untuk LDL dalam darah adalah kurang dari 100 mg/dL, semakin kecil semakin baik. Bila angka kolesterol LDL lebih dari 100 mg/dL  sudah saatnya untuk mengevaluasi pola hidup dan pola makan. “Kalau sudah lebih dari 100 maka sudah harus waspada,” katanya.

Dia mengungkapkan, makanan penurun kolesterol sangat dibutuhkan oleh penderita kolesterol tinggi. Namun makanan penurun kolesterol juga baik dikonsumsi orang yang tidak menderita kolesterol tinggi untuk mencegahnya. Ada beberapa jenis makanan yang mampu menjadi penyeimbang kadar kolesterol yang tinggi. “Bagi yang sudah teridentifikasi kolesterol tinggi sebaiknya berhati-hati dalam memilih jenis makanan,” paparnya.

Beberapa makanan yang bisa dikonsumsi untuk penyeimbang kolesterol yang tinggi salah satunya adalah tempe. Kandungan isoflavon di dalam tempe mampu menurunkan kadar kolesterol. Kandungan niacin yang lima kali lebih banyak dari kedelai pun mampu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh. Selain tempe, ikan juga kaya akan asam lemak tak jenuh berupa omega3 yang tidak hanya mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, tetapi juga mencegah terjadinya penggumpalan darah. “Jenis ikan yang paling banyak mengandung Omega 3 seperti, ikan tenggiri, kembung, tuna dan makarel,” jelasnya.

Selain itu, teh juga mampu menurunkan kolesterol. EGCG (Epigallocatechin Gallate), komponen bioaktif di dalam teh terbukti mampu mencegah percepatan oksidasi kolesterol jahat. Sehingga, penyumbatan pembuluh darah pun dapat dicegah. Selain itu, perbanyak makan buah-buahan, sayuran, dan makanan yang dapat mengurangi kadar kolesterol atau yang mengandung banyak kolesterol baik. “Perbanyak juga makanan atau minuman yang mengandung vitamin C karena vitamin C berfungsi untuk penyeimbang kolesterol,” ungkapnya.

Dikatakannya, menurut penelitian, minyak zaitun juga sangat baik sebagai bahan pelengkap saat diet karena mengandung senyawa yang baik untuk mengurangi kolesterol buruk (LDL). Sedangkan minyak kelapa yang alami dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL) yang bisa menghilangkan kelebihan kolesterol buruk (LDL). Minyak biji rami atau flaxseed oil juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi pada pria dewasa.

Selain itu tomat mengandung banyak vitamin C, serat, dan anti oksidan yang tinggi. Dengan meminumnya 0selama dua minggu dua gelas setiap hari, tomat dapat menurunkan kolesterol buruk secara signifikan. Buah plum juga mengandung zat yang sama dengan buah blueberry. Sehingga khasiat buah plum sama seperti buah blueberry yang dapat menurunkan kolesterol. Sedangkan buah delima dapat memproduksi Oksida Nitrat yang berfungsi untuk menghilangkan plak di pembuluh darah yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah oleh kolesterol.

Selain itu, Yougurt probiotik mengandung bakteri Lactobacillus Acidophilus dan lactobacillus Reuteri yang sangat membantu untuk menurunkan kolesterol dan juga berguna untuk mencegah reabsorpsi kolesterol kembali ke pembuluh darah.  Tri Sulistiyani

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR