JOGLOSEMAR.CO Rubrik Mozaik Ramadhan “Mari Berzakat agar kembali Suci”

“Mari Berzakat agar kembali Suci”

325

“Zakat fitrah ini wajib bagi hamba sahaya dan orang merdeka, laki-laki dan perempuan, anak kecil dan orang dewasa. Diberikan sebelum Salat Ied.”

Ustaz. Seno HS Al Kadiry

SAMPAIKAN TAUSIAH-Ust. Seno Hadi Sumitro (kanan) saat menyampaikan tausiah pada rangkaian acara buka bersama yang diikuti sejumlah karyawan-karyawati Joglosemar di kantor Joglosemar. Jumat (2/8). Joglosemar/Yuhan Perdana
SAMPAIKAN TAUSIAH-Ust. Seno Hadi Sumitro (kanan) saat menyampaikan tausiah pada rangkaian acara buka bersama yang diikuti sejumlah karyawan-karyawati Joglosemar di kantor Joglosemar. Jumat (2/8). Joglosemar/Yuhan Perdana

SOLO-Setiap umat Islam diwajibkan untuk mengelurkan zakat menurut kemampuan dan syarat yang telah ditentukan. “Jadi kita sebagai umat Islam diwajibkan untuk mengeluarka zakat. Ini agar kita kembali suci, tumbuh dan berkembang dengan baik,” ujar Seno HS Al Kadiry saat mengisi tausyiah di Kantor Harian Joglosemar, Jumat (2/8).

Menurutnya, zakat itu ada dua jenis, yaitu zakat maal (harta) dan juga zakat fitrah. Dalam zakat maal ada delapan harta yang wajib dizakatnya, seperti emas, perak, barang perdagangan, binatang ternak, hasil tanaman, hasil buah-buahan, hasil barang tambang dan barang temuan. Namun dalam pengeluarannya harus sesuai nisab dan sudah haul untuk  emas, perak, barang perdagangan maupun binatang ternak sedangkan sisanya sesuai nisab dan tidak haul.

“Artinya perhiasan yang terbuat dari emas dan perak wajib dizakati apabila sudah satu tahun dan haul. Besarannya itu 2,5 persen dari hisab dan hanya dizakati satu kali saja,” ungkap dia.

Untuk zakat fitrah dikeluarkan untuk mensucikan orang yang berpuasa dari ucapan atau perilaku yang tidak ada manfaatnya dan dibayarkan sebelum pelaksanaan Salat Ied. Biasanya dibayar dengan beras 3,5 liter atau berupa uang setaranya. “Zakat fitrah ini wajib bagi hamba sahaya dan orang merdeka, laki-laki dan perempuan, anak kecil dan orang dewasa. Diberikan sebelum Salat Ied,” sambung dia.

Lanjut dia, ada delapan golongan yang berhak mendapatkan zakat fitrah. Seperti faqir (kebutuhan hidup tidak cukup), miskin (malu meminta padahal faqir), amil (pengelola zakat), mualaf (imannya masih lemah), riqab (budak), gharim (banyak hutang), sabilillah (berjuang dijalan Allah), dan ibnu sabil (musafir yang habis bekalnya).  “Namun prioritasnya itu tetap masyarakat yang miskin. Dimana ini untuk memberikan kegembiraan bagi masyarakat miskin saat satu syawal,” kata dia.  Ari Welianto

BAGIKAN