JOGLOSEMAR.CO Foto Masuk Waterboom Gajah Mungkur, Bayar Dobel Tiket

Masuk Waterboom Gajah Mungkur, Bayar Dobel Tiket

8602
BAGIKAN
WATERBOOM-Pengelola berencana menjadikan Waterboom Gajah Mungkur menjadi lokasi ngabuburit yang menjual beragam kebutuhan rumah tangga pada bulan Ramadan nanti. Foto diambil beberapa waktu lalu. Joglosemar | Eko Sudarsono
Waterboom Gajah Mungkur

WONOGIRI-  Pengunjung yang akan berekreasi di Waterboom Gajah Mungkur Wonogiri saat pekan Lebaran mendatang, harus menyiapkan kocek lebih dalam. Sebab, meski hanya berniat masuk ke wahana waterboom, pengunjung diwajibkan membayar dobel tiket yang totalnya mencapai Rp 39.000 per orang, belum termasuk tarif tiket kendaraan.

Tiket pertama adalah masuk ke area objek wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) yang mencapai Rp 14.000 per orang, ditambah tiket ke waterboom yang dipatok Rp 25.000 per orang. Usulan pihak pengelola waterboom agar pintu utara dibuka, agar pengunjung tak harus membayar dobel tiket, ternyata tak dikabulkan pihak pengelola waduk.

Kepala UPT Objek Wisata Sendang Asri WGM, Agus Tri Harimulyanto mengatakan pekan Lebaran dimulai tanggal 8 Agustus hingga 18 Agustus. Meski ada kenaikan tarif masuk, pihaknya tidak menyediakan wahana permainan tambahan kecuali kereta kelinci.

Sementara untuk hiburan akan dihadirkan musik dangdut yang diselenggarakan dengan menggandeng pihak ketiga. Selain itu, target jumlah pengunjung pun lebih rendah dibanding tahun lalu yakni menjadi 120.000. Sedangkan tahun lalu target 130.000 pengunjung dapat tercapai. Diturunkannya target jumlah pengunjung, imbuhnya, tak lepas dari sejumlah satwa yang disita negara, termasuk tiga gajah dan buaya. Selain itu, area parkir kendaraan pun menyusut hanya separuhnya karena genangan air masih tinggi.

Untuk mengantisipasi banyaknya antrean di loket karcis, akan ada petugas yang mendatangi kendaraan untuk meminta uang pembayaran karcis. “Jumlah loket pun ditambah,” terang Agus.

Di sisi lain, meski telah memasuki masa libur sekolah dan cuti bersama, sejumlah objek wisata di Wonogiri masih sepi pengunjung. Selain itu WGM, suasana sepi juga terjadi di Pantai Sembukan, Pantai Nampu, Air Terjun Setren Giri Manik, serta Museum Karst yang justru tutup. Pengelola Pantai Sembukan, di Desa/Kecamatan Paranggupito, Yunianto mengatakan lokasi wisata yang dikelolanya juga masih sepi. “Mungkin setelah puasa berakhir baru banyak. Kendala utama sejak dulu adalah rusaknya jalan menuju pantai,” katanya.

Situasi serupa juga terjadi di Pantai Nampu di Desa Gunturharjo, Paranggupito. “Masih sepi juga. Untuk area parkir tambahan sudah disiapkan. Tidak ada tontonan apa pun,” jelas Suyadi, Kades Gunturharjo.

Wisata Air Terjun Girimanik di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo pun masih sepi. Selain itu, di objek wisata ini sementara hanya menyediakan area parkir untuk kendaraan roda empat dan dua. “Untuk bus belum bisa,” kata pengelola Air Terjun Girimanik, Maryono.

Terpisah, Pengelola Museum Karst, Anton Wicaksono mengatakan Museum Karst tutup mulai Selasa (6/8) hari ini dan baru akan dibuka kembali Sabtu (10/8). “Sepi, nanti ramai setelah Lebaran,” jelas dia. Eko Sudarsono