JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Material SIM Habis, Warga Gunakan Surat Jalan

Material SIM Habis, Warga Gunakan Surat Jalan

482
SIM HABIS - Satlantas Polres Klaten memasang pengumuman habisnya material SIM di Mapolres Klaten, Kamis (22/8). Joglosemar/Angga Purnama
SIM HABIS – Satlantas Polres Klaten memasang pengumuman habisnya material SIM di Mapolres Klaten, Kamis (22/8). Joglosemar/Angga Purnama

KLATEN – Ribuan warga Klaten pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) semua golongan, baik baru maupun perpanjangan terpaksa harus menunda keinginan untuk memiliki SIM. Pasalnya, material pencetak SIM yang ada di Polres Klaten kosong.

Warga yang datang dan mengurus SIM hanya diminta membawa pulang bukti pembayaran pengurusan SIM yang nantinya akan berfungsi sebagai surat jalan sementara. Surat jalan tersebut dapat difungsikan warga sebagai SIM saat mengendarai kendaraannya di jalan.

Dari pantauan Joglosemar, ruang pelayanan SIM Satlantas Polres Klaten, Kamis (22/8), dipenuhi warga yang akan mengurus SIM baik baru maupun perpanjangan. Pada sudut ruangan, terdapat pengumuman dari Satlantas Polres Klaten “Material SIM dari Mabes Polri habis/terlambat. Maka pengambilan SIM jadi yang melaksanakan hari ini bisa diambil pada 23 September”. Meski demikian, animo masyarakat yang mengurus tetap tinggi. Terbukti antrean pengurusan SIM terjadi hingga berjam-jam.

Salah satu warga yang mengurus SIM, Purnaningsih, mengatakan ia tidak mengetahui jika material untuk cetak SIM yang ada di Polres Klaten habis. Hal ini lantaran tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak Polres Klaten. “Saya datang karena masa berlaku SIM saya habis. Tapi baru tahu jika SIM yang saya urus hari ini belum dapat dicetak,” paparnya saat ditemui wartawan usai mengurus perpanjangan SIM.

Menurutnya, ia sempat kebingungan dengan tertundanya cetak SIM miliknya. Pasalnya, SIM tersebut akan ia digunakan untuk mobilitas kerjanya. Namun, ia mendapatkan penjelasan dari pihak Satlantas untuk membawa bukti pelunasan pembayaran kepengurusan SIM dapat difungsikan sebagai pengganti SIM. “Sempat waswas karena tidak pegang SIM. Apalagi, mobilitas kerja saya harus ditunjang dengan kendaraan,” kata warga Kecamatan Ceper itu.

Hal yang sama juga disampaikan Bagus, warga Kecamatan Karangdowo yang juga mengurus perpanjangan SIM C. Ia mengungkapkan dirinya hanya diminta membawa bukti pelunasan tersebut. Menurutnya, pihak Satlantas menjelaskan bukti tersebut dapat difungsikan sebagai surat jalan dan dapat ditunjukkan saat adanya operasi kelengkapan berkendara yang digelar Satlantas. “Saya diminta datang bulan depan untuk mengambil SIM. Untuk sementara saya hanya diberi bukti pelunasan ini,” kata pria 22 tahun itu. Sementara itu, saat dimintai konfirmasi pihak Satlantas Polres Klaten belum dapat memberikan keterangan terkait masalah habisnya material SIM tersebut. Angga Purnama

BAGIKAN