JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Akademia Menyiapkan Diri Sambut Hari Fitri

Menyiapkan Diri Sambut Hari Fitri

293
BAGIKAN

“Saya tidak ada persiapan khusus, namun saya sudah merencanakan mudik ke kampung halaman di Kebumen pada hari kedua Lebaran.”

Dr Gunawan Pamuji

Dosen USB Solo

ilustrasi
ilustrasi

Meningkatkan ibadah pada bulan Ramadan adalah kewajiban umat muslim, karena pada bulan inilah pahala kita dilipatgandakan. Banyak berkah yang didapat selama puasa, orang pun berlomba untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. Dan tidak terasa pula Idul Fitri tinggal beberapa hari lagi, apa saja berkah menjelang Idul Fitri serta persiapan apa saja yang sudah dilakukan?

Kepala Program Studi S2 Farmasi Universitas Setia Budi, Dr Gunawan Pamuji W Msi Apt,  justru mengaku aktivitasnya sebagai akademisi lebih sedikit dikarenakan para mahasiswa memasuki libur semester. “Namun berkah itu terasa, karena waktu dengan keluarga lebih banyak,”ungkapnya. Ya, memang saat Ramadan ,momen bersama keluarga sangatlah dirindukan, apalagi sebagai seorang dengan  profesi yang menyita banyak waktu. Beliau juga mengatakan ibadah tentunya lebih meningkat, contohnya pada malam hari, beliau dengan keluarganya Salat Tarawih baik di masjid maupun di rumah.

Satu hal lagi pada hari hari terakhir bulan Ramadan adalah persiapan menjelang Idul Fitri. “Saya tidak ada persiapan khusus, namun saya sudah merencanakan mudik ke kampung halaman di Kebumen pada hari kedua Lebaran,” tegas beliau.

Persiapan bisa, persiapan jasmani atau rohani, manakah yang terpenting? Gunawan mengungkapkan persiapan rohani jauh lebih penting,  namun jasmani juga tidak kalah penting. “Setiap sore sebelum buka puasa saya tetap berolahraga sepeda statis, karena walaupun puasa, olah raga itu tetap penting,” imbuhnya. Beliau berpesan dengan puasa kita menjadi fitri pada saat hari raya, dan kita juga mempunyai bekal akhlak yang baik. Selanjutnya tantangan untuk bulan setelah Ramadan adalah mempertahankannya, serta harus tetap dijaga amal dan ibadah seperti pada saat Ramadan.

Hal lain diungkapkan oleh Rantika Purbowati, mahasiswi D3 Farmasi Universitas Setia Budi. Berkah yang ia dapatkan pada bulan Ramadan adalah lebih mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa lebih tenang. “Dan juga saya diberi kesabaran yang berlimpah, sikap dan sifat yang kurang baik jadi lebih terkontrol,” imbuhnya. Ia pun juga tidak memungkiri jika pada Ramadan ibadah lebih meningkat.  Tim USB