JOGLOSEMAR.CO Foto Minggu, Puncak Arus Mudik di Klaten

Minggu, Puncak Arus Mudik di Klaten

294
BAGIKAN
Para pemudik mulai berdatangan
Para pemudik mulai berdatangan

KLATEN – Puncak arus mudik Lebaran 2013 di wilayah Kabupaten Klaten diperkirakan akan terjadi pada Minggu (4/8). Sejumlah antisipasi sudah digelar Polres Klaten dengan mengerahkan sekitar 800 personel ditambah elemen lain.

Kapolres Klaten, AKBP Y Ragil Susetyo, mengatakan arus mudik mulai terjadi Sabtu (3/8) dan akan mencapai puncak Minggu (4/8). Hal ini lantaran pada Senin (2/8) telah memasuki masa cuti bersama sejumlah instansi. “Diperkirakan pada hari Minggu, banyak kendaraan pemudik terutama yang berasal dari luar kota,” paparnya, Jumat (2/8).

Menurutnya, sejumlah persiapan telah dilakukan di antaranya penerjunan personil untuk mengatur kelancaran arus lalu-lintas. Selain itu untuk mengantisipasi puncak arus mudik itu, jajarannya sudah menggelar sejumlah persiapan. Tujuh titik pos pengamanan digelar di beberapa wilayah tersebar. Pemantauan melalui CCTV  juga dilakukan dengan memasangnya di sejumlah titik.

Jalur rawan macet dan jalur rawan kecelakaan  mendapatkan perhatian khusus. Untuk mengantisipasi macet, Polres berkoordinasi dengan Pemkab telah menyiapkan beberapa jalur alternatif. Menurutnya, Lebaran secara otomatis akan meningkatkan mobilitas manusia di pusat perbelanjaan, tempat ibadah dan lokasi rekreasi. “Termasuk kendaraan orang dan barang yang memunculkan kerawanan baik kriminalitas maupun kondisi kelancaran lalu-lintas. Untuk itu operasi akan dilaksanakan 16 hari dengan mengedepankan upaya pencegahan. Terutama untuk mencegah angka kecelakaan dan korban jiwa serta titik kemacetan yang mungkin timbul,” jelasnya.

Untuk operasi tahun 2013 beberapa hal yang perlu diwaspadai, menurut Kapolres, antara lain kriminalitas berupa pencurian rumah kosong, perampokan nasabah bank dan sweeping kelompok tertentu. Di bidang lalu-lintas,  angka kecelakaan yang didominasi kendaraan roda dua, pasar tumpah dan perbaikan jalan yang belum selesai juga menjadi perhatian petugas. Angga Purnama