Mudik 2013 Nihil Korban Meninggal

Mudik 2013 Nihil Korban Meninggal

346

Polres Sragen Torehkan Rekor

Satu-satunya parameter yang melonjak adalah kerugian materiil akibat kecelakaan yang mencapai Rp 33 juta atau naik dari tahun lalu yang tercatat Rp 19 juta.

PUNCAK ARUS MUDIK - Sekumlah pengguna jalan memadati jalan Ahmad Yani, Kartasura, Sukoharjo, Minggu (11/8). Sejumlah ruas jalan protokol terpantau padat merayap pada H+3. Joglosemar/Abdullah Azzam
Arus Mudik

SRAGEN—Polres Sragen menyatakan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi (OKC) dari H-7 hingga H+3 Lebaran, tidak ada korban meninggal di jalur mudik dan balik wilayah Bumi Sukowati. Selain dinilai berhasil, nihilnya korban meninggal itu sekaligus menjadi rekor baru setelah selama hampir 10 tahun terakhir, jalur maut Sragen hampir tak pernah absen menyumbang korban meninggal dunia.

Capaian itu terungkap dari hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan OKC 2013 yang disampaikan Kapolres Sragen AKBP Dhani Hernando, Senin (12/8). Dalam paparannya didampingi Wakapolres Kompol Hartolo, Kabag Ops Kompol Sony S, Kasat Lantas AKP Dudi Pramudia, ia menyampaikan selama 10 hari terhitung sejak H-7 hingga H+3 (Minggu, 11/8), tidak ada korban meninggal dunia selama arus mudik dan tiga hari awal arus balik.

Hal ini sangat kontras dengan kondisi arus mudik dan balik tahun 2012 yang merenggut lima korban jiwa. Capaian ini juga seolah menghapus catatan buruk jalur mudik Sragen yang setiap tahun hampir selalu menyumbang korban jiwa minimal dua orang.

Tak hanya itu, angka kecelakaan lalu lintas dan jumlah korban luka berat maupun ringan selama arus mudik 2013 juga menurun drastis. Untuk angka kecelakaan turun dari 44 kasus tahun lalu menjadi 22 kasus atau setiap hari minimal dua kasus. Sedang jumlah korban luka mencapai 25 orang dengan rincian 22 luka ringan dan tiga lainnya luka berat.

Selain insiden kecelakaan, OKC tahun ini juga diklaim sukses menurunkan angka kriminalitas. Kapolres menguraikan, selama 10 hari pelaksanaan OKC, hanya ada enam kasus kriminalitas atau turun 30 persen dari tahun lalu yang tercatat ada sembilan kasus. Dua dari enam kasus itu adalah perjudian, lalu pengeroyokan, perkosaan, dan penggelapan.

Satu-satunya parameter yang melonjak adalah kerugian materiil akibat kecelakaan yang mencapai Rp 33 juta atau naik dari tahun lalu yang tercatat Rp 19 juta. Menurut Kapolres, selain kerja keras personel dalam melakukan pengamanan, keberhasilan menurunkan angka kecelakaan dan korban itu tak lepas dari peran aktif pengendara maupun pemudik. Akan tetapi, ia juga masih menyayangkan sikap sebagian pengendara yang terkadang hanya tertib ketika ada polisi yang bersiaga. Wardoyo

Grafik Hasil Evaluasi OKC 2012 dan 2013:

Jenis Kasus– Tahun 2012– Tahun 2013

Kecelakaan -35 kasus- 23 kasus

Korban meninggal- 5 orang- nihil

Korban luka berat- 5 orang- 3 orang

Korban luka ringan- 44 orang- 22 orang

Kerugian materiil- Rp 19 juta- Rp 33 juta

Kasus kriminalitas- 9 kasus- 6 kasus

Sumber: Polres Sragen

BAGIKAN