JOGLOSEMAR.CO Foto Pamit Jenguk Kakak, Siswi Kembar Hilang Misterius

Pamit Jenguk Kakak, Siswi Kembar Hilang Misterius

390
Gadis ABG Kembar Hilang Misterius
Gadis ABG Kembar Hilang Misterius

SRAGEN—Seorang siswi Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ihsan, Sragen bernama Nikita Sonia (17) warga Plumbungan Indah RT 27 RW VIII, Karangmalang, Sragen dilaporkan hilang misterius sejak lima hari lalu. Orangtua siswi berparas manis pun khawatir dengan keberadaan putri mereka yang hingga kini tak kunjung diketahui kabarnya, dan takut jika sampai menjadi korban kejahatan dunia maya yang kerap menimpa remaja putri belakangan ini.

Hilangnya siswi yang diketahui terlahir kembar itu terungkap ketika orangtuanya, Topan Tofik Mahmudi (48) melapor ke Polres Sragen, Selasa (20/8). Di hadapan petugas, ia melaporkan putri kembarnya itu sejak Kamis (15/8) hingga kini tak kunjung kembali ke rumah.

Menurutnya, pada Kamis (15/8) pagi, siswi yang selama ini tinggal di asrama Ponpes itu diketahui pamit akan berkunjung ke rumah bibinya yang ada di Trombol, Mondokan, Sragen. Tak seperti biasanya, ia pergi sendiri tanpa mengajak saudari kembarnya, Cikita Sonia (17) yang kemudian tinggal di rumah.

“Waktu berangkat dari rumah ke Trombol dia naik bus. Kami juga nggak berpikir macam-macam karena pamitnya mau ke tempat Budhene. Dia juga sempat kirim SMS ke adik kembarnya kalau mau ikut Mbak Cintya (sepupunya) ke UMS Solo. Tapi setelah itu tidak ada kabar sama sekali dan sampai sekarang tak kembali ke rumah,” papar Topan.

Selama sehari Kamis itu, korban masih sempat membalas beberapa pesan singkat yang dikirim oleh saudari kembarnya. Kecurigaan keluarga mulai muncul ketika menjelang petang dan malam hari, korban tak jua pulang ke rumah.

Rasa cemas mereka semakin menjadi ketika hingga keesokan harinya korban tak kunjung muncul dan saat dihubungi, HP-nya sudah tidak aktif. Begitu pula saudara sepupunya, Cintya mengatakan jika sempat menunggu kedatangan korban namun hingga petang hari korban ternyata tak jadi datang ke UMS. “Kami sudah berusaha mencari tahu ke teman-teman pondok, tapi semua nggak ada yang tahu. Tapi ada teman madrasahnya yang bilang sempat melihat Nikita pergi sama pria tapi tidak dikenal dan bukan temannya. Ini yang membuat kami khawatir,” urai Topan.

“Kami hanya takut karena belakangan banyak kabar siswi atau remaja putri yang jadi korban kenalan lewat situs jejaring sosial. Yang kami cemaskan cuma itu,” urainya. Salah satu petugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres membenarkan adanya aduan terkait hilangnya siswa tersebut. Saat ini Polres baru mencatat laporan dan mengidentifikasi ciri-ciri fisik siswi tersebut sebelum dikoordinasikan dengan jajaran Polsek atau kepolisian lain. Wardoyo

BAGIKAN