JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Nasional Partai Demokrat Tetap PeDe Resmikan 11 Capres

Partai Demokrat Tetap PeDe Resmikan 11 Capres

221

Meski, fakta yang tak bisa dipungkiri adalah bahwa ke-11 nama itu belum pernah ada yang masuk lima besar survei Capres.

JAKARTA—Partai Demokrat meresmikan 11 peserta konvensi calon presiden (Capres) yang akan mereka usung dalam Pemilu 2014 nanti. Juara bertahan pemilu sebelumnya ini yakin calon-calon mereka akan mampu meramaikan peta persaingan kepemimpinan nasional.

Meski, fakta yang tak bisa dipungkiri adalah bahwa ke-11 nama itu belum pernah ada yang masuk lima besar survei Capres. Belum lagi, salah satu tokoh yang memiliki popularitas bagus, Mahfud MD justru menolak ikut konvensi, sehingga berpoteni menjadi ancaman serius jika bergabung dengan partai lain.

“Kita kan belum tahu kapasitas orang, kita tidak boleh meragukan kapasitas orang. Ada Pak Endriartono, ada Pak Pramono Edhie, ada Pak Marzuki Alie, kita tidak bisa meragukan kapasitas mereka,” kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua, Jumat (30/8).

Max mengatakan partainya optimis, dari ke-11 tokoh tersebut, siapapun yang nanti jadi pemenang bisa bicara banyak di Pilpres 2014. Tokoh-tokoh itu mewakili putra putra terbaik bangsa. “Kita tetap optimis, kita harus selalu optimis,” ujar anggota Komisi I DPR ini.

Menanggapi soal lemahnya posisi mereka di bursa survei, Max yakin seiring berjalannya waktu akan terjadi peningkatan. “Mungkin nama mereka belum masuk saat disurvei,” tuturnya.

Sementara itu, soal biaya, Demokrat mengakui bahwa biaya yang harus mereka keluarkan tidak sedikit. Komite konvensi memperkirakan dana yang dibutuhkan sebesar Rp 50 miliar. “Anggaran maksimal Rp 50 miliar,” kata Sekretaris Komite Konvensi Suaidi Marasabessy, Jumat (30/8).

Menurutnya, anggaran itu masih dalam pengajuan kepada Partai Demokrat, soal penggunaannya akan tergantung pada tahapan yang akan dilalui. “Tentu saja akan di-publish (penggunaannya), ini politik bersih. Meski apa yang kami lakukan ini tak diatur dalam Undang-undang, karena laporan dana kampanye nanti saat Pilpes dan Pileg,” tutur Purnawiran Jenderal itu.

Suaidi menegaskan, dana sebesar Rp 50 miliar itu sepenuhnya berasal dari internal Partai Demokrat. Saat ini masih dalam pengajuan karena belum mendapat persetujuan dan belum dicairkan. “Duitnya belum ada, kami baru dapat dana awal untuk opersional nanti pada saatnya akan dipublikasi,” ucap Suaidi.  Detik | Niko Fediyanto

BAGIKAN