Pasukan Al-Assad Siap Memberikan “Kejutan”

Pasukan Al-Assad Siap Memberikan “Kejutan”

320

“Pasukan oposisi diberi tahu secara jelas bahwa tindakan untuk mencegah penggunaan senjata kimia lagi oleh Rezim Al Assad mungkin akan dilaksanakan dalam waktu dekat, mungkin dalam beberapa hari, dan mereka harus bersiap-siap untuk menghadapi pembicaraan damai di Jenewa,”

Sumber : Reuters

 

Serangan Tinggal Menunggu Hari

SYRIA-CRISIS/INTERVENTIONAMMAN—Kubu Negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat, memperingatkan oposisi Suriah agar bersiap-siap terhadap kemungkinan serangan terhadaol pasukan Presiden Bashar al-Assad dalam beberapa hari mendatang. Hal ini dikatakan oleh sumber-sumber yang menghadiri pertemuan wakil-wakil (negara Barat) dengan Koalisi Nasional Suriahdi Istambul, Turki, Senin (26/8).

“Pasukan oposisi diberi tahu secara jelas bahwa tindakan untuk mencegah penggunaan senjata kimia lagi oleh Rezim Al Assad mungkin akan dilaksanakan dalam waktu dekat, mungkin dalam beberapa hari, dan mereka harus bersiap-siap untuk menghadapi pembicaraan damai di Jenewa,” kata seorang sumber yang tidak disebutkan identitasnya, Selasa (27/8).

Pertyemuan di sebuah hotel tengah kota Istambul tersebut melibatkan tokoh-tokoh Koalisi Nasional Suriah, termasuk presiden mereka, Ahmad Jarba, dan uturan dari anggota aliansi “Sahabat-sahabat Suriah”, yang termasuk utusan Amerika Serikat Robert Ford, dan seorang pejabat teras AS yang memegang data-data penting soal Suriah.

Sementara, Suraih menyatakan bahwa mereka akan melakukan perlawanan jika sampai ada penyerbuan militer ke negara mereka. Hal itu diutarakan oleh Menteri Luar Negeri Suriah Walid Al-Muallem, Selasa (27/8).

Ia berikrar bahwa negaranya akan membela diri seandainya militer Barat menyerangnya. “Kami memiliki dua opsi ‘menyerah atau membela diri kami sendiri dengan kekuatan kami sendiri. Pilihan kedua adalah yang terbaik: kami akan membela diri kami sendiri’,” kata Al-Muallem dalam satu konferensi pers.

Al-Muallem mengatakan negaranya memiliki pertahanan yang akan mengejutkan dunia, dan setiap tindakan seperti itu terhadapnya akan membantu kepentingan-kepentingan Israel dan Al Qaida. “Suriah bukanlah satu kasus yang mudah. Kami memiliki pertahanan yang akan mengejutkan negara-negara lain,” katanya.

“Usaha perang yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan sekutu-sekutu mereka akan membantu kepentingan Israel dan Front An-Nusra,” kata Al-Muallem.

Ia menentang negara-negara Barat untuk mengajukan bukti bahwa pemerintah Presiden Bashar al-Assad menggunakan senjata-senjata kimia. “Kami mendengar genderang perang di sekitar kami. Jika mereka mereka ingin melancarkan serangan terhadap Suriah, saya kira menggunakan senjata-senjata kimia bukanlah hal benar sama sekali. Saya menantang mereka untuk menunjukkan bukti yang mereka miliki,” kata Al-Muallem.  Reuters | Antara | Niko Fediyanto

BAGIKAN