Patung Ganesha Diragukan Keasliannya

Patung Ganesha Diragukan Keasliannya

799
Patung Ganesha
Patung Ganesha

JOGJA-Patung Ganesha yang ditemukan di Dusun Plakaran, Desa Baturetno, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, diragukan keasliannya. Pasalnya tempat penemuan arca ditengarai jauh dari situs candi Hindu.

Kepala Seksi Perlindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY Wahyu Astuti menjelaskan karakter lokasi penemuan patung ini melemahkan dugaan keaslian patung. Dia menjelaskan, tanah di sekitar penemuan patung itu jenis tanah tutupan baru atau bukan asli. “Tanahnya urug bukan asli, kami masih akan uji lagi karakter bahannya untuk teliti keasliannya,” ujarnya dilansir Tempo.

Patung ditemukan dalam kondisi tertelungkup di galian gorong-gorong jalan tembus baru yang kedalamannya hanya 75 sentimeter. Padahal, di sekitar lokasi penemuan tak ada situs candi Hindu. “Penemuan ini mengagetkan kami, patung sebesar itu ditemukan di kedalaman sedangkal itu, “ tuturnya.

Di sekitar lokasi penemuan hanya ada situs Mantub, candi Hindu berukuran kecil. Lokasinya 10 kilometer sebelah utara tempat penemuan patung Ganesha. Situs Watu Gilang, 4 kilometer dari tempat temuan, bukan komplek candi Hindu. “Penemuan patung Ganesha di kedalaman dangkal baru pertama kali di DIY. Seringnya, benda purbakala itu ditemukan di galian sumur atau lokasi pembuatan batu-bata, “jelasnya.

Patung Ganesha itu setinggi 1,4 meter, lebar 85 sentimeter, dan tebal 65 senti meter. Menurut Astuti, Ganesha selalu berada di bilik kecil bagian paling belakang candi Hindu. Jika patung Ganesha itu asli, diperkirakan merupakan bagian dari candi Hindu masa Mataram Kuno yang berukuran besar.

“Besarnya melebihi ukuran Ganesha di Candi Sambisari, tapi masih lebih kecil ketimbang Ganesha di Candi Prambanan. Patung Ganesha itu punya karakter pahatan khas arca Hindu Jawa di abad 8-9 Masehi. Dari segi pengarcaan, sekilas memang asli dari abad 8 Masehi, “ jelasnya.

Harimurti, arkeolog di BPCB Yogyakarta, mengatakan patung Ganesha itu rusak di bagian punggung karena alat berat dan tangan kanannya patah. “Potongan tangan kanannya belum ketemu,” ujarnya. Cisilia Perwita S

BAGIKAN