JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Pembangunan Kompleks Perkantoran Butuh Rp 55 M Lagi

Pembangunan Kompleks Perkantoran Butuh Rp 55 M Lagi

777
BAGIKAN
kantor dprd barufoto boyolali
KANTOR DPRD-Pembangunan kantor DPRD Boyolali yang baru di kompleks perkantoran Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Jumat (30/8). Joglosemar|Ario Bhawono

BOYOLALI – Bupati Boyolali Seno Samodro menyatakan pembangunan kantor terpadu, untuk sejumlah Satuan Kerja (Satker) yang belum dibangun, masih butuh anggaran senilai Rp 55 Miliar. Diharapkan, tahun 2014 mendatang sebanyak 22 kantor Satker bisa dibangun di kompleks di Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo tersebut.

“Untuk pembangunan fisik kurang sekitar Rp 55 miliar, total nanti ada 22 kantor Satker yang dibangun di sana (Kemiri),” ungkap Bupati, Jumat (30/8). Saat ini sejumlah kantor Satker sudah dibangun dan bahkan sebagian sudah ditempati untuk pelayanan publik, di antaranya yakni gedung Kantor Inspektorat, Badan Penanaman Modal Perizinan dan Pelayanan  Terpadu (BPMP2T), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (DPPKAD), Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluh (BKPPP). Kelimanya dibangun dengan anggaran tahun 2012 lalu.

Sedangkan pada tahun anggaran 2013, gedung kantor yang dibangun yakni meliputi Kantor Bupati Boyolali, Kantor Sekretaris Dewan, Pendopo Kabupaten, Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora), Kantor Badan Pemberdayaan Perempuan  Perlindungan dan Keluarga Berencana (BPPPKB), serta Unit Pelayanan Perikanan.

Bupati menjelaskan pembangunan kompleks kantor terpadu tersebut selain untuk efisiensi pelayanan publik dalam satu atap, juga tidak kalah penting merupakan wujud janjinya saat maju Pilkada lalu.  Saat ini, meski belum rampung seluruhnya, namun Pemkab Boyolali akan melakukan boyongan ke kompleks kantor yang baru di Kemiri tersebut. Boyongan dilakukan menandai rampungnya pembangunan Kantor Bupati di sana. “Memang belum seluruhnya selesai dibangun, seperti tempat peribadatan lima agama dan sejumlah gedung Satker lainnya, karena itu akan dianggarkan tahun depan,” jelas Bupati.

Boyongan itu sendiri akan diramaikan dengan pesta rakyat hingga hampir satu bulan, yang akan dimulai tanggal 4 September mendatang. Beragam kirab, pentas kesenian, wayang, maupun hiburan seperti pesta kembang api hingga konser Manajemen Republik Cinta akan meramaikan agenda boyongan tersebut. “Harapan kami seluruh masyarakat mengetahui dan ikut menikmati pesta rakyat tersebut,” imbuh Bupati. Ario Bhawono