JOGLOSEMAR.CO Foto Pemuda Bertato Tewas Penuh Luka Bacok

Pemuda Bertato Tewas Penuh Luka Bacok

935
BAGIKAN
Penemuan mayat bertato
Penemuan mayat bertato

KLATEN – Warga Dukuh Kemasan, Desa Jambukidul, Kecamatan Ceper digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di areal persawahan desa sempat, Senin (5/8) pagi. Diduga mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut merupakan korban pembunuhan.

Dari informasi yang dihimpun Joglosemar, jenazah korban pertama kali diketahui oleh Sri Pujiyanto (28) warga Dukuh Jrebeng, Jambukidul, Ceper. Saksi mengatakan, sekitar pukul 07.00 WIB ia pergi ke sawah untuk mengairi sawah miliknya yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi penemuan mayat. Namun saat itu ia belum mengetahui adanya mayat di lahan tanam tembakau yang ada di utara sawah miliknya.

Tak selang beberapa lama, salah petani yang lewat memberitahunya ada seseorang yang tergeletak di tengah ladang. Ia lantas memeriksa ke lokasi yang hanya terpisah jalan setapak dari sawahnya itu. Setelah diperiksa terlihat sesosok tubuh manusia tergeletak dengan posisi terlentang dan pakaian tersingkap pada bagian perut. Lantaran curiga, ia segera melapor ke kepala desa setempat.”Awalnya saya tidak tahu kalau orang yang tergeletak di sawah itu sudah tewas. Setelah diperiksa Pak Kades ternyata mukanya penuh luka, dan langsung dilaporkan ke Mapolsek,” ungkapnya kepada Joglosemar.

Petugas Polsek Ceper yang mendapat laporan penemuan mayat segera menuju lokasi. Saat ditemukan, jenazah pemuda yang memiliki banyak tato di tubuhnya itu mengenakan sweeter warna biru hitam dan celana jeans. Petugas kepolisian dibantu petugas Puskemas Ceper yang tiba dilokasi segera mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan identifikasi.

Dokter Puskesmas Ceper, Joko Cahyo Nugroho, mengatakan kondisi jenazah korban penuh dengan luka mirip bacokan di bagian kepala dan sobek di bagian dahi yang diduga benturan benda keras. Selain itu, rahang korban juga mengalami pergeseran diduga mengalami retak. “Terdapat sekitar 12 luka mirip bacokan pada kepala korban. Kondisi jenazah juga sudah kaku,” papar Joko.

Sementara itu petugas juga menemukan lokasi yang diduga tempat terbunuhnya korban. Pasalnya terdapat ceceran darah di atas sebuah batu yang berjarak kurang lebih 20 meter dari lokasi penemuan mayat. “Saat ini kasus penemuan mayat ini sedang diselidiki oleh tim identifikasi Polres Klaten. Kondisi korban saat ditemukan penuh dengan luka pada bagian kepala,” kata Kapolsek Ceper, AKP Sugeng H. Angga Purnama