JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Pemusatan Mobdin Bisa Picu Problem Baru

Pemusatan Mobdin Bisa Picu Problem Baru

195
ilustrasi
ilustrasi

KARANGASEM – Rencana Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surakarta Budi Suharto memusatkan mobil dinas (Mobdin) di Stadion Gelora Manahan mendapat reaksi dari kalangan DPRD. Langkah tersebut justru bisa memunculkan masalah baru. Pemusatan Mobdin itu rencananya dilakukan selama cuti Lebaran.

“Kalau harus dikandangkan di Stadion Manahan, justru tidak praktis. Harus dipikirkan juga kondisi kendaraan selama 10 hari cuti Lebaran itu, siapa yang bertanggung jawab? Dari sisi keamanannya seperti apa? Itu kan jumlahnya banyak?” kata Ketua DPRD YF Sukasno ketika ditemui wartawan, Jumat (2/8).

Belum lagi, lanjut dia, lokasi stadion yang berada di ruang terbuka itu juga bisa mempengaruhi kondisi Mobdin. Pasalnya, kendaraan terus menerus akan terpapar hujan dan panas tanpa perlindungan.

Menurutnya, seluruh Mobdin cukup digarasikan di masing – masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Kalau pun ternyata masih ada yang nekat menggunakannya, maka bisa dikenakan sanksi.

“Kalau memang tidak boleh dipakai ya sudah, PNS kan taat aturan. Nanti tinggal dikirimkan surat edaran saja ke SKPD. Kalau melanggar, ya diberi sanksi. Jadi, tak perlu dibawa ke stadion segala,” kata dia.

Pendapat serupa disampaikan Wakil Ketua DPRD Supriyanto. Menurutnya, pemusatan Mobdin tersebut justru memicu masalah baru. Menurutnya, Mobdin tersebut termasuk barang inventaris Pemkot yang harus terjaga kondisinya.

“Kalau dikumpulkan di Manahan justru ada masalah baru. Itu berisiko kalau meninggalkan kendaraan di sana. Sebaiknya dikandangkan di masing-masing SKPD. Nanti dari Inspektorat dan Satpol (Satuan Polisi Pamong Praja) bisa mengecek keliling,” kata dia.

Pengawasan internal itu sekaligus untuk mencegah akal-akalan pegawai negeri sipil (PNS) yang sengaja mengganti plat merah menjadi plat hitam. Jika ditemukan hal tersebut, Pemkot harus berani memberi sanksi tegas.

“Nanti selama cuti Lebaran, seluruh Mobdin harus diserahterimakan ke Sekda. Itu juga harus dilengkapi berita acara yang jelas sehingga mudah untuk inventarisasi,” ujarnya. * Dini Tri Winaryani

BAGIKAN