JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Hukum & Kriminal Pengadilan Eksekusi Gudang Material Bangunan

Pengadilan Eksekusi Gudang Material Bangunan

446
BAGIKAN
EKSEKUSI GUDANG-Sejumlah tim gabungan dari Pengadilan Negeri Surakarta, Polres Surakarta dan anggota TNI saat mengeksekusi Gedung sengketa yang berisi behan bangunan di wilayah jalan Adi Soemarmo, kampung Banyuanyar, RT 01, Rw X, Banjarsari, Solo, Rabu (28/8). Joglosemar|Budi Arista Romadhoni
EKSEKUSI GUDANG-Sejumlah tim gabungan dari Pengadilan Negeri Surakarta, Polres Surakarta dan anggota TNI saat mengeksekusi Gedung sengketa yang berisi behan bangunan di wilayah jalan Adi Soemarmo, kampung Banyuanyar, RT 01, Rw X, Banjarsari, Solo, Rabu (28/8). Joglosemar|Budi Arista Romadhoni

SOLO—Pengadilan Negeri (PN) Surakarta akhirnya mengeksekusi sebuah gudang yang berisi bahan bangunan yang berlokasi di Jalan Adi Soemarmo, Kelurahan Banyuanyar RT 1 RW X, Banjarsari, Solo. Gudang dengan luas hampir 700 meter persegi tersebut dieksekusi karena terkait kasus perdata yang masuk di PN Surakarta pada tahun 2012, antara penggugat Chandra Utama, warga Oro-oro Tengah RT 3 RW III, Triyagan, Mojolaban, Sukoharjo dan tergugat Henny, yang dulu tinggal di Mojosongo, Jebres, Solo.

Setelah menjalani beberapa kali persidangan, akhirnya penggugat memenangkan perkara perdata tersebut. Sehingga sesuai dengan putusan majelis hakim yang diketuai oleh Nurdiyatmi dengan nomor putusan 135/Pdt.G/2012/PN Ska, proses eksekusi langsung dilakukan oleh PN Surakarta.

“Proses eksekusi terhadap bangunan tersebut kita lakukan karena putusan sudah memenuhi unsur dan sudah inkrah. Sebelumnya pihak dari tergugat tidak pernah melakukan upaya proses hukum apapun,” terang Pejabat Humas PN Surakarta, Budhy Hertantiyo mewakili Ketua PN, Herman Hutapea.

Lebih lanjut dikatakan Budhy, tak hanya sesuai dengan putusan dari majelis hakim, proses eksekusi dilakukan lantaran sebelumnya PN telah melakukan aanmaning atau teguran terhadap pihak tergugat untuk mematuhi atau menjalankan putusan majelis hakim. “Karena tergugat tidak mengindahkan teguran dari PN sebelumnya, maka eksekusi tersebut kita lakukan dengan didampingi pihak kepolisian,” terangnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, sengketa perdata itu terjadi saat tergugat melakukan perjanjian dengan penggugat, yakni tergugat menyewa lahan dan gudang milik penggugat selama lima tahun untuk usaha penjualan material bangunan dengan harga sewa Rp 12 juta per tahun. Karena pihak tergugat saat itu tidak membayar biaya sewa seperti yang telah dijanjikan, penggugat akhirnya mengirimkan gugatan ke PN Surakarta. Karena gugatan tersebut akhirnya dimenangkan oleh penggugat, selanjutnya PN memutuskan untuk melakukan eksekusi terhadap gudang tersebut. Rudi Hartono