JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Penjaga Minim, Pos Penjagaan Rutan Dibiarkan Kosong

Penjaga Minim, Pos Penjagaan Rutan Dibiarkan Kosong

581
BAGIKAN
MINIM PETUGAS- Jumlah petugas sipir Rutan Boyolali sangat minim, sehingga pengamanan Rutan pun tidak maksimal. Joglosemar|Ario Bhawono
MINIM PETUGAS- Jumlah petugas sipir Rutan Boyolali sangat minim, sehingga pengamanan Rutan pun tidak maksimal. Joglosemar|Ario Bhawono

BOYOLALI – Selain kondisi Rumah Tahanan (Rutan) yang overload, Rutan Boyolali juga mengalami masalah dengan minimnya jumlah penjaga. Imbasnya pengamanan di Rutan tersebut relatif longgar karena seluruh pos penjagaan kosong tanpa penjaga.
Kondisi ini diakui Kepala Rutan Boyolali, Satriyo, Selasa (20/8). Ia menjelaskan penjagaan Rutan tiap harinya dilakukan tiga shift regu penjaga. Ironisnya, tiap regu hanya terdiri dari tiga orang yang terdiri dari dua orang penjaga di bagian dalam dan satu orang di pintu depan. “Jumlah penjaga yang ada saat ini memang sangat minim, satu regu hanya tiga orang,” jelas Satriyo.  Karena minim petugas, sehingga empat pos yang ada di dalam Rutan terpaksa dibiarkan kosong. Padahal di dalam Rutan Boyolali saat ini terdapat sekitar 113 warga binaan. Sehingga untuk setiap penjaga harus mengawasi sekitar 37 warga binaan.
Minimnya personil penjaga Rutan inilah yang menyebabkan narapidana kabur beberapa waktu lalu. Dari catatan Joglosemar ada dua kali kejadian Napi kabut dari Rutan Boyolali. Mereka adalah Napi kasus narkoba dan Napi kasus perampokan. Kedua napi yang kabur tersebut hingga saat ini belum dapat ditangkap kembali.

Menurut Sutrisno kondisi ini sudah dievaluasi setiap bulannya.  Pihaknya berharap ada tambahan personil petugas Rutan. SMenurutnya jumlah ideal petugas jaga Rutan sedikitnya delapan orang tiap regu. Jika jumlah ideal ini tercapai, keempat pos penjagaan di dalam Rutan akan dapat diisi. Sehingga pengamanan Rutan ​dapat dilakukan secara maksimal. Ditambahkannya, selama bulan puasa kemarin ada tambahan personil bantuan dari Polres Boyolali empat orang untuk dua shift jaga.  Pengetatan pengamanan dilakukan utamanya untuk mengantisipasi munculnya kerusuhan seperti di Rutan atau Lembaga Pemasyarakatan (LP) di daerah lain.  Ario Bhawono