JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Peredaran Senjata Ilegal Diwaspadai

Peredaran Senjata Ilegal Diwaspadai

349
BAGIKAN
Ilustrasi
Ilustrasi

BOYOLALI – Maraknya kasus penembakan yang dilakukan orang tidak dikenal, khususnya dengan sasaran aparat, jajaran keamanan Boyolali mewaspadai peredaran senjata api ilegal. Sementara ini, meski belum menemukan indikasi adanya senjata ilegal, namun anggota aparat keamanan diminta selalu waspada.

Dandim Boyolali Letkol Arm Dedy Zulkifli mengatakan untuk mengantisipasi kasus-kasus teror penembakan terutama dengan sasaran aparat, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah baik secara internal maupun eksternal. “Secara internal sudah kami instruksikan ke anggota agar selalu waspada, mengingat ancaman itu bisa dari mana saja dan sasarannya juga bisa ke siapa saja,” ungkap Dandim, Kamis (22/8).

Sedangkan langkah eksternal, pihaknya sudah berkoordinasi dengan jajaran Polres Boyolali untuk menyikapi perkembangan kasus-kasus penembakan tersebut. Salah satunya yakni dengan mewaspadai peredaran senjata api ilegal termasuk senjata mainan airsoft gun. Khusus untuk senjata api, diakui Dandim sampai saat ini pihaknya belum mendapati indikasi keberadaan senjata api ilegal tersebut di Boyolali.

Meski demikian, upaya razia dan patroli terus digencarkan bersama Polres Boyolali untuk mengantisipasi adanya senjata ilegal tersebut. Dijelaskannya, posisi Boyolali yang menjadi jalur perlintasan utama Semarang-Solo, rawan menjadi lalu lintas peredaran barang berbahaya termasuk senjata api ilegal. Di Boyolali sendiri saat arus mudik kemarin juga sempat terjadi kasus penembakan, namun menggunakan senjata ­airsoft gun. Penembakan tersebut dilakukan warga luar Boyolali yang tengah melintas.

Terkait peredaran senjata mainan airsoft gun, menurut Dandim pihaknya siap mem-back up  jajaran Polres jika dilakukan razia khusus. Meski merupakan senjata mainan, namun kepemilikan airsoft gu semestinya disertai dengan lisensi, misalnya dari Perbakin (Persatuan Menembak Indonesia). Sehingga kepemilikannya dapat dipertanggungjawabkan termasuk penggunaannya khusus untuk kegiatan olah raga.

Sementara itu, sejauh ini menurut Dandim hal di atas belum berlaku terhadap kepemilikan senapan angin. Meski demikian, pihaknya menghimbau masyarakat untuk selalu waspada serta bagi pemilik senapan angin untuk berhati-hati saat menggunakannya agar tidak mencelakai orang lain. Seperti yang diberitakan sebelumnya, sejumlah kasus penembakan atas aparat juga disikapi jajaran Polres dengan meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan. Ario Bhawono