JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Hukum & Kriminal Petani Dikuntit, Motor dan Uang Jutaan Disikat

Petani Dikuntit, Motor dan Uang Jutaan Disikat

391
ilustrasi
ilustrasi

SRAGEN—Nasib apes menimpa Jumadi (40), warga Dukuh Pilang RT 17, Desa Pengkol, Kecamatan Tanon, Sragen. Niatnya untuk menengok pompa air di sawahnya harus dibayar mahal karena sepeda motor berikut uang tunai Rp 6 juta yang dibawanya disikat maling yang diduga sudah mengintainya dari kejauhan, Sabtu (3/8) petang.

Akibat kejadian itu, korban menderita kerugian sekitar Rp 15 juta. Pasalnya, selain sepeda motornya amblas, di dalam jok sepeda motor juga tersimpan uang tunai Rp 6 juta, kartu ATM, dan sejumlah kartu berharga lainnya.

Informasi yang dihimpun di lapangan, aksi pencurian itu terjadi ketika korban berniat mengambil pompa air yang sudah dipasang seharian untuk mengairi sawahnya yang berlokasi di jalan persawahan antara Pengkol-Sadang. Korban berangkat dari rumah sekitar pukul 17.15 WIB dengan naik sepeda motor Honda Supra X dan tiba di lokasi seperempat jam kemudian. Karena hari sudah petang dan menjelang buka puasa, situasi sawah dan jalur sudah lengang. Selesai memarkir sepeda motornya, korban langsung bergegas menuju petak sawahnya.

Rupanya, ia tak mengira jika selama perjalanan menuju ke sawah, ada oknum yang diduga sudah mengintainya. Di saat korban sibuk mengemasi mesin pompa air untuk dibawa pulang, saat itu pula pencuri beraksi dengan menyikat sepeda motornya.

Ia baru kaget ketika sampai di jalan, mendapati sepeda motornya sudah raib dari lokasi. Petani yang baru saja mendapat kiriman uang dari anaknya itu, langsung lunglai dan pulang mengadu ke tetangganya.

“Ceritanya, kemarin sore dia mau ngambil mesin diesel di sawah. Sepeda motornya di parkir di jalan, tahu-tahu waktu kembali sudah nggak ada. Padahal di dalam jok motor ada uang tunai Rp 6 juta yang baru diambil dari kiriman anaknya dan surat-surat penting lainnya,” ujar Darso (48), warga setempat.

Sesaat setelah kejadian, sebenarnya salah satu anak korban yang baru pulang dari kerja, sempat berpapasan sepeda motornya dikendarai oleh pria dengan memakai jaket dan helm tertutup di perempatan Gawan, atau sekitar 5 kilometer dari lokasi kejadian. Namun, ia hanya mengira jika sepeda motor itu dipinjam seseorang.

Kapolres Sragen, AKBP Dhani Hernando melalui Kasubag Humas, AKP Sri Wahyuni mengaku belum menerima laporan terkait kejadian pencurian sepeda motor berikut uang tunai di jalur persawahan Pengkol-Sadang itu. Wardoyo

BAGIKAN